93 Korban KM Virgo Diperkirakan Masih Terjebak di Dalam Bangkai Kapal

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko (kanan) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, K

93 Korban KM Virgo Diperkirakan Masih Terjebak di Dalam Bangkai Kapal

Whisnu Mardiansyah • 24 September 2026 23:47

Banjarmasin: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebut 93 korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 kemungkinan masih berada di dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa.

Hingga hari ke-12 operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Kamis malam, 24 September 2026, pukul 22.00 Wita, sebanyak 150 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 93 korban lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

“Tim SAR terus memaksimalkan pencarian dari bagian atas dan sisi kanan bangkai kapal karena posisi KM Virgo di bawah laut masih miring, penyelam menghindari sisi lambung bawah karena berisiko,” kata Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, seperti dilansir Antara, Kamis malam, 24 September 2026.

Tim penyelam juga mempertimbangkan hasil pemantauan menggunakan teknologi remotely operated vehicle (ROV). Perangkat tersebut masih menunjukkan adanya pergerakan pada badan kapal yang berada di bawah laut.

Kondisi itu membuat aspek keselamatan penyelam dan rescuer menjadi prioritas. Tim menghindari bagian lambung bawah kapal karena dinilai memiliki risiko lebih tinggi.

“Akan sangat berisiko jika penyelam masuk dari sisi lambung bawah kapal,” ujarnya.
 


Yudhi menyampaikan kondisi bawah laut pada pelaksanaan operasi SAR hari ke-12 relatif mendukung kegiatan penyelaman. Jarak pandang di bawah permukaan laut cukup jernih dan arus berada dalam kondisi rendah. Meski demikian, kondisi angin dan gelombang di permukaan laut masih cukup kuat.

Situasi bawah laut tersebut memungkinkan penyelam kembali membuka akses menuju sejumlah ruangan di dalam bangkai kapal. Beberapa kaca ruangan yang sebelumnya telah dipecahkan kembali dibuka untuk memperluas jalur evakuasi korban.

“Penyelam yang kemarin mungkin sudah sempat memecah kaca-kaca ruangan, tadi dilanjutkan lagi beberapa kaca dipecah sehingga bisa menarik korban yang ada di dalam ruangan,” tuturnya.


Basarnas mengatakan tim penyelam gabungan berhasil menemukan 14 jasad korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Seluruh jasad tersebut dievakuasi dari dalam bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa.


Yudhi menuturkan, kelanjutan pencarian di bawah air sangat dipengaruhi kondisi alam, terutama situasi di bawah permukaan laut. Kondisi yang tetap mendukung atau menjadi lebih baik akan membantu penyelam melanjutkan pencarian serta proses evakuasi dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8.

Dalam operasi SAR hari ke-12, tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan sejumlah potensi SAR berhasil mengevakuasi 14 korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal.

Pencarian akan dilanjutkan pada hari ke-13 dengan fokus pada sejumlah kaca kamar kapal yang telah berhasil dipecahkan. Area tersebut menjadi akses bagi penyelam untuk menjangkau bagian dalam kapal dan mengevakuasi korban yang masih berada di dalamnya.

(Whisnu M)