Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Polisi Cek Lokasi Percobaan Curanmor Bersenpi di Jaktim
Anggi Tondi Martaon • 25 February 2026 16:21
Jakarta: Polsek Duren Sawit mendatangi lokasi percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu dini hari, 22 Februari 2026. Peninjauan dilakukan meski korban bernama Muhammad Isan Alfalah tidak membuat laporan.
"Tadi kami sudah lakukan pengecekan dan tentunya menyelidiki secara maksimal kasus ini," kata Sutikno, dikutip dari Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
Kasus ini viral di media sosial Instagram. Sebab, pelaku sempat mengancam akan menembak petugas keamanan (sekuriti) komplek.
Selain itu, Sutikno menyebut terdapat dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan oleh jajarannya di lokasi kejadian. Dia mengaku akan meningkatkan keamanan wilayah dengan menggelar patroli bersama unsur Tiga Pilar Duren Sawit.
"Polsek Duren Sawit melalui kegiatan patroli maupun sambang melakukan pelayanan terhadap warga untuk memberikan keamanan wilayah," ujar Sutikno.
Sebelumnya, dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang gagal saat hendak beraksi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu dini hari, 22 Februari 2026. Padahal, pelaku sempat menodongkan senjata api ke petugas keamanan (sekuriti).
Pemilik sepeda motor, Muhammad Isan Alfalah menceritakan peristiwa itu terjadi setelah ia tengah menyantap sahur dan hendak tidur kembali sekira pukul 05.30 WIB.

Ilustrasi senpi. Foto: Medcom.id.
"Saya sudah sempat mau pulas tidur, istri bangunin ada maling dan melihat sepeda motor saya jatuh, dan ada sekuriti komplek. Saya tanya malingnya kabur ke mana," kata Isan.
Dia menyebutkan sekuriti komplek keamanan itu sempat diancam akan ditembak saat pelaku menodongkan senjata api. Beruntung, kata dia, para sekuriti tidak ada yang ditembak dan sepeda motornya masih selamat dari aksi pencurian.
"Alhamdulillah, semua selamat, sepeda motor saya juga selamat. Kalau saya tidak sempat diancam, hanya sekuriti yang dapat ancaman mau ditembak," terang Isan.