Banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. (Metrotvnews.com)
Tangerang Siagakan Pompa di Permukiman Rawan Banjir
Lukman Diah Sari • 12 March 2026 10:22
Tangerang: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Banten, menyiagakan pompa penyedot air portabel dekat pemukiman warga untuk mengantisipasi banjir yang bisa sewaktu-waktu terjadi. Kepala DPUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan banjir yang terjadi pekan lalu disebabkan karena intensitas hujan tinggi dan menyebabkan beberapa air sungai meluap, sehingga kini disiagakan pompa sebagai mitigasi.
"Untuk jumlah pompa pada satu titik kita siapkan sesuai kebutuhan. Namun, masing - masing pemukiman rawan banjir sudah disiagakan semuanya," ujar Taufik di Tangerang, Kamis, 12 Maret 2026, melansir Antara.

Mobil pompa penyedot air yang disiapkan DInas PUPR Tangerang dalam mengatasi banjir di pemukiman dampak dari luapan air kali. ANTARA/HO-Dinas PUPR Tangerang
Pada banjir pekan lalu di perumahan Total Persada Periuk, terdapat sekitar 20 pompa yang bekerja untuk mempercepat penyedotan air. Sementara di Perumahan Garden City, terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan.
"Kita sudah siapkan semuanya, termasuk petugas yang dilengkapi dengan kisdam dalam mengantisipasi luapan air dari kali," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan seluruh personel BPBD dikerahkan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal. BPBD Kota Tangerang menurunkan ratusan personel yang didukung sejumlah armada operasional, seperti perahu karet, kendaraan rescue, pompa portabel, serta kendaraan evakuasi untuk membantu warga di titik-titik terdampak.
“Seluruh personel BPBD kami siagakan dan langsung bergerak ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Kami juga menurunkan armada rescue, perahu karet, serta pompa penyedot air untuk mempercepat penanganan genangan,” kata Mahdiar.
“Partisipasi masyarakat sangat membantu. Informasi cepat dari warga membuat petugas dapat segera bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar dia.