Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang-Bukittinggi Tewaskan Enam Orang

Tim gabungan kepolisian, BPBD, Pemadam Kebakaran dan PMI dibantu masyarakat saat mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di jalan lintas Kota Padang Panjang-Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin, 26 Januari 2026. ANTARA/Isril

Kecelakaan Beruntun di Padang Panjang-Bukittinggi Tewaskan Enam Orang

Silvana Febiari • 26 January 2026 15:18

Bukittinggi: Kecelakaan beruntun di jalan raya yang menghubungkan Kota Padang Panjang dan Bukittinggi, Sumatsumatrara Barat, tepatnya di depan Nurul Ikhlas Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk trailer bermuatan pupuk, satu truk boks, dan beberapa kendaraan roda dua.

"Saat ini evakuasi korban masih berlangsung. Apa penyebabnya belum diketahui," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang Ajun Komisaris Polisi Pifzen Finot, dikutip dari Antara, 26 Januari 2026.
 


Awalnya dilaporkan lima orang meninggal di lokasi kecelakaan, sementara beberapa korban lainnya mengalami luka-luka. Tak lama kemudian, satu korban lagi dievakuasi dari truk trailer oleh petugas BPBD, Damkar, dan PMI, sehingga total korban meninggal menjadi enam orang.

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang. Beberapa korban di antaranya warga setempat.


Tim gabungan kepolisian, BPBD, Pemadam Kebakaran dan PMI dibantu masyarakat saat mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di jalan lintas Kota Padang Panjang-Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin, 26 Januari 2026. ANTARA/Isril

Polisi memberlakukan sistem tutup buka di jalan utama penghubung Padang Panjang-Bukittinggi untuk mengatasi kemacetan panjang kendaraan. Mereka juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sambil membantu mengevakuasi korban.

Hingga berita diturunkan, kendaraan truk yang terlibat kecelakaan belum dievakuasi. Sedangkan dua sepeda motor yang mengalami ringsek dibawa ke Mapolres Padang Panjang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)