Di Washington DC, Prabowo Tegaskan Komitmen Atasi Stunting di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi roundtable Business Summit dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat. Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden.

Di Washington DC, Prabowo Tegaskan Komitmen Atasi Stunting di Indonesia

Fachri Audhia Hafiez • 19 February 2026 17:33

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan mengatasi masalah stunting guna memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif. Di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat, Presiden mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi anak-anak di pedesaan yang mengalami hambatan pertumbuhan.

"Saya menanyakan usia mereka dan anak-anak yang saya kira berusia empat, lima, enam tahun, ternyata berusia sepuluh, sebelas, dua belas tahun. Kemudian saya mengetahui bahwa 25 persen anak-anak kita mengalami stunting, pertumbuhan terhambat," ujar Prabowo dalam sambutannya pada sesi roundtable Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, dilansir Antara, Rabu, 18 Februari 2026.
 


Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kepala Negara menjelaskan bahwa pemerintah tengah melakukan efisiensi besar-besaran terhadap belanja negara. Anggaran yang sebelumnya tidak produktif atau rawan penyalahgunaan kini dialihkan ke program prioritas, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang sempat menuai kritik di dalam negeri.

"Inilah yang saya gunakan untuk mengalokasikan kembali dana ke program-program tersebut. Jadi, saya dituduh boros, dan sebagainya. Tidak, tidak, ini adalah pengalokasian kembali sumber daya," ucap Prabowo.

Presiden menambahkan bahwa kebijakan makan bergizi ini bukan sekadar program sosial, melainkan investasi ekonomi jangka panjang yang telah diakui oleh lembaga internasional seperti Rockefeller Institute.

"Setiap dolar yang dihabiskan untuk makanan gratis bagi anak-anak, menurut Rockefeller Institute, pengembaliannya setidaknya 7 dolar AS, tetapi dalam jangka panjang dapat memberikan pengembalian hingga 35 kali lipat," kata Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto dalam Forum Bisnis dengan US Chamber of Commerce di Washington D.C., Amerika Serikat. Foto: ANTARA/HO-Tim Media Presiden.

Selain membangun kualitas SDM, program tersebut diyakini mampu menciptakan efek pengganda ekonomi (multiplier effect) melalui pembukaan lapangan kerja baru dan peningkatan permintaan hasil pertanian lokal. Di hadapan para pemimpin bisnis, Presiden juga memberikan jaminan mengenai iklim investasi di Indonesia yang stabil dan bersih.

"Seharusnya ini menjadi situasi saling menguntungkan dan semua orang mendapat manfaat. Dengan manfaat, akan tercipta kemakmuran. Itulah pelajaran yang saya pelajari dari sejarah. Kemakmuran berasal dari tata pemerintahan yang baik, pemerintahan yang bersih. Kemakmuran berasal dari stabilitas," ucap Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)