Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Bandung Barat Dibuka Mulai Besok

Ilustrasi foto sekolah di Lembang Kabupaten Bandung Barat. MI

Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Bandung Barat Dibuka Mulai Besok

Depi Gunawan • 18 June 2026 17:46

Bandung Barat: Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD Negeri dan SMP Negeri di Kabupaten Bandung Barat akan mulai dibuka pada Jumat, 19 Juni 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Dinas Pendidikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Bandung Barat, Edy Syafrudin, menyampaikan calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran melalui situs spmb-disdik.bandungbaratkab.go.id.

Untuk jenjang SD Negeri, pendaftaran berlangsung pada 19 Juni hingga 3 Juli 2026. Sementara itu, pendaftaran SMP Negeri dibagi menjadi dua tahap, yakni jalur domisili pada 19–25 Juni 2026, serta jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.

"Untuk menyambut pelaksanaan SPMB ini, kami telah menyiapkan server yang andal guna mengantisipasi lonjakan akses saat pendaftaran berlangsung," kata Edy di Bandung Barat, Kamis, 18 Juni 2026.
 


Menurutnya, sistem pendaftaran telah melalui serangkaian uji coba selama hampir tiga pekan. Hasilnya, tidak ditemukan kendala berarti baik dari sisi server maupun akses pengguna.

"Selama kurang lebih tiga minggu telah dilakukan uji coba sistem. Alhamdulillah hasilnya berjalan lancar. Dari sisi jaringan tidak terdapat kendala, dan masyarakat yang mencoba aplikasi tersebut juga dapat memahami cara penggunaannya," ujarnya.


Kuota SD dan SMP Negeri

Untuk tahun ajaran 2026/2027, Disdik Bandung Barat menyediakan sekitar 31 ribu kursi bagi calon siswa SD Negeri yang tersebar di 701 sekolah. Sementara untuk SMP Negeri, tersedia 17.132 kursi di 67 sekolah.

"Kuota SD sekitar 31.000 siswa yang tersebar di 701 sekolah. Sedangkan untuk SMP tersedia 17.132 kursi di 67 SMP Negeri," jelasnya.

Daya tampung SMP Negeri di Bandung Barat masih belum mampu menampung seluruh lulusan SD. Berdasarkan data Disdik, jumlah lulusan SD tahun ini mencapai sekitar 28 ribu siswa, sementara kuota SMP Negeri hanya sekitar 17 ribu kursi.


Ilustrasi. Medcom


Karena itu, siswa yang tidak tertampung di SMP Negeri akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang tersedia di wilayah Bandung Barat.

"Masih ada sekitar setengah dari jumlah lulusan SD yang tidak dapat tertampung di SMP Negeri. Mereka dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta karena di Bandung Barat terdapat 111 SMP swasta," tuturnya.

(Whisnu M)