Peluncuran tim Kesatria Bengawan Solo di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah. Dokumentasi/Istimewa
KBS Bermain Tanpa Pemain Asing di Laga Pembuka IBL Gopay 2026
Triawati Prihatsari • 11 January 2026 21:10
Solo: Manajemen klub basket Kesatria Bengawan Solo (KBS) mengungkapkan adanya miskomunikasi terkait administrasi pemain asing, sehingga pemain tersebut tidak bisa tampil pada laga pembuka IBL Gopay 2026. Hal itu dinilai menjadi penyebab KBS kalah menghadapi RANS Simba Bogor di GOR Sritex Arena Solo.
"Kami memohon maaf atas kekecewaan yang dirasakan karena para import player belum bisa bermain di minggu pertama IBL Gopay 2026 akibat adanya miskomunikasi yang terjadi dalam hal-hal administrasi,” ujar Presiden Klub KBS Yakup Putra Hasibuan, Minggu, 11 Januari 2026.
Ia menyampaikan permintaan maaf pada suporter Kesatria Bengawan Solo, Sang Kesatria. Menurutnya, hal itu menjadi catatan penting dan evaluasi dan perbaikan manajemen.
Ke depan, pihaknya berupaya agar hal serupa tidak terjadi lagi. Yakup mengapresiasi pendukung yang masih setia dengan terus memberikan dukungan, kritik, maupun saran yang berarti bagi perbaikan klub.
“Ini menjadi catatan penting untuk evaluasi dan perbaikan manajemen kami ke depannya agar tidak akan terjadi kembali di kemudian hari. Kami juga mengapresiasi kepada barisan pemain lokal yang menunjukan seperti apa #MentalKesatria dan untuk para import player Kesatria Bengawan Solo yang akan menjalankan laga perdana mereka pada minggu selanjutnya,” beber Yakup.

Peluncuran tim Kesatria Bengawan Solo di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah. Dokumentasi/Istimewa
Sementara itu, pihaknya memberikan apresiasi untuk Sang Kesatria yang sudah membeli tiket dan datang mendukung pada minggu pertama IBL Gopay dengan tiket gratis pada laga kandang minggu pertama melawan RANS Simba Bogor pada 10 Januari 2026 dan Rajawali Medan pada 11 Januari 2026.
“Dengan menunjukkan bukti pembelian tiket pada minggu pertama maka tiket akan otomatis tertukar dengan tiket pertandingan home game selanjutnya melawan Satya Wacana Salatiga pada tanggal 30 Januari 2026,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kesatria Bengawan Solo harus mengakui keunggulan RANS Simba Bogor dengan skor akhir 63–101. Pada pertandingan tersebut, KBS hanya menurunkan sembilan pemain lokal karena tiga pemain asingnya belum dapat dimainkan.