Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat membuka Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dokumentasi/ Istimewa.
TPN XIII di Gowa Jadi Ruang Kolaborasi Guru dan Inovasi Pendidikan
Muhammad Syawaluddin • 6 July 2026 19:51
Gowa: Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Gowa secara resmi dibuka. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan inovasi pendidikan sesuai dengan perkembangan zaman.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengatakan Temu Pendidik Nusantara XIII ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik dari berbagai sekolah untuk saling berbagi praktik baik dan memperkuat kompetensi.
"Sekaligus melahirkan inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era yang terus berkembang," katanya di Kabupaten Gowa, Senin, 6 Juli 2026.
Darmawangsyah mengapresiasi penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XIII yang dinilai menjadi wadah bagi para guru untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Ia berharap forum tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, komunitas pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
"Melalui forum seperti ini diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah," harapnya.
Ia juga mengatakan, pembangunan sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
"Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan," jelasnya.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat membuka Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dokumentasi/ Istimewa.
Ia mengungkapkan salah satu indikator keberhasilan pembangunan tersebut dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Ia bersyukur capaian IPM Kabupaten Gowa terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun sebagai hasil kolaborasi seluruh pihak dalam membangun daerah.
"Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam melahirkan generasi yang mampu membawa Kabupaten Gowa semakin maju," ungkapnya.
Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara, Ari Wibowo Shinoda, mengatakan, Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar forum berkumpulnya para guru. Forum ini merupakan ruang belajar bersama yang mendorong lahirnya kolaborasi, berbagi praktik baik, dan solusi atas berbagai tantangan pendidikan di daerah.
Ia menjelaskan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) merupakan wadah bagi para pendidik yang ingin terus meningkatkan kompetensi, memperluas kolaborasi, serta mengembangkan karier dengan mengusung prinsip Kemerdekaan Belajar.
"Kami percaya perubahan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara guru, sekolah, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Temu Pendidik Nusantara menjadi ruang untuk saling menguatkan dan menghadirkan praktik-praktik pembelajaran yang berdampak bagi peserta didik," ujarnya.
Hingga saat ini, komunitas guru yang tergabung dalam KGBN telah tersebar di 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Jaringan tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat penyebaran inovasi pembelajaran dan memperkuat budaya belajar antarguru.
Ia berharap kolaborasi yang terbangun melalui Temu Pendidik Nusantara XIII di Kabupaten Gowa mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.