Salah satu situs warisan budaya di Iran. (Anadolu Agency)
Serangan AS–Israel Rusak 140 Situs Budaya di Iran, Kerugian Capai Rp837 Miliar
Willy Haryono • 12 April 2026 17:13
Teheran: Sebanyak 140 situs warisan budaya di 20 provinsi di Iran dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, dengan estimasi kerugian mencapai USD49 juta atau sekitar Rp837,4 miliar.
Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi meningkat seiring berlangsungnya proses evaluasi.
Dikutip dari Antara, Minggu, 12 April 2026, Menteri Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Iran Reza Salehi Amiri mengatakan bahwa kerusakan tersebar di berbagai wilayah, dengan dampak paling besar terjadi di ibu kota Teheran yang mencatat 63 situs terdampak.
Selain itu, Provinsi Isfahan melaporkan 23 situs rusak, disusul Golestan dengan 12 situs. Amiri menambahkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan luas terhadap aset budaya di berbagai daerah.
Konflik meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran. Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara di kawasan yang menjadi lokasi aset militer AS.
Iran juga sempat membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz, yang berdampak pada jalur perdagangan energi global.
Dalam perkembangan terbaru, AS dan Iran telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan dengan mediasi Pakistan. Langkah ini diharapkan menjadi awal menuju kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri konflik yang telah menelan ribuan korban jiwa dan luka-luka.
Namun perundingan AS dan Iran di Pakistan pada Sabtu kemarin berakhir tanpa kesepakatan satu hari setelahnya. Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance pun meninggalkan Pakistan tanpa membawa pulang kesepakatan apa pun dengan Iran.
Baca juga: Iran Sebut Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan Hal Wajar