Banjir Hampir Semeter Rendam Pemukiman Warga Duri Kosambi

Banjir di Duri Kosambi. Foto: Antara

Banjir Hampir Semeter Rendam Pemukiman Warga Duri Kosambi

M Sholahadhin Azhar • 23 January 2026 15:04

Jakarta: Banjir setinggi hampir satu meter menggenangi pemukiman warga di kawasan Jalan Pulo Indah Raya, RT 10/RW 08, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dikutip dari Antara, Jumat, 23 Januari 2026, genangan banjir masuk ke rumah-rumah warga hingga ketinggian 60-80 sentimeter (cm). Sepanjang satu kilometer (km) akses jalan utama di pemukiman itu lumpuh sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan.

Warga setempat harus berjalan menerobos banjir setinggi pinggang untuk membeli kebutuhan sembako. Namun warga yang rumahnya dua lantai memilih untuk bertahan di rumahnya masing-masing.
 


Zami, 20, warga di lokasi tersebut menyebutkan, rumah warga mulai terendam sejak Jumat pada Subuh. Genangan naik secara bertahap setelah hujan deras tanpa henti mengguyur wilayah tersebut sejak Kamism 22 Januari 2026.

"Ini (banjir) mulai dari tadi pagi sih, habis Subuh. Tapi itu karena hujan dari semalam, semalam enggak berhenti-berhenti," ujar Zami.

Zami mengatakan bahwa debit air mengalami kenaikan signifikan dalam dua waktu berbeda. Setelah sempat naik saat Subuh akibat hujan, air kiriman kembali meninggi ketika warga hendak memulai aktivitas pagi.

Pertama, mulai banjir Subuh. "Habis itu naik lagi tadi sekitar jam 6 atau 7-an lah, baru naik tingginya, air kiriman," kata dia.

Banjir di Duri Kosambi. Foto: Antara

Rumahnya turut terendam hingga nyaris satu meter. Air menenggelamkan sejumlah perabotan yang berada di dalam rumah.

"Ketinggian (di jalan) paling sekitar 90 cm sampai satu meter sih, Bang. Sepinggang atau paha orang dewasa lah. Kalau di rumah tuh (air masuk) paling 60 sampai 70 sentimeter lah," katanya.

Beruntung, dia sempat mengamankan barang-barang berharga dan kendaraan bermotor sempat sebelum genangan meninggi.

"(Barang) Kebanjiran, cuma karena tadi pagi tuh ada waktu, Subuh, ya amanlah. Aman kalau motor, tadi pagi sudah ada yang evakuasi juga," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)