Update Banjir Jakarta: 125 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Tergenang

Ilustrasi banjir. Foto: Antara.

Update Banjir Jakarta: 125 RT dan 16 Ruas Jalan Masih Tergenang

Rahmatul Fajri • 23 January 2026 18:02

Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 125 Rukun Tetangga (RT) dan 16 ruas jalan masih kebanjiran per Jumat, 23 Januari 2026, pukul 16.00 WIB. Ketinggian air bervariasi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan beberapa titik di Jakarta Selatan (Jaksel) mulai surut. Namun, peningkatan ketinggian air terpantau terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Timur (Jakbar) karena luapan sungai.

"Ketinggian air masih fluktuatif akibat luapan Kali Angke, Kali Ciliwung, dan Kali Sunter," ujar Yohan dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 23 Januari 2026.

Berdasarkan data terkini, 44 RT di Jaksel masih tergenang air. Kemudian, 40 RT di Jakbar dan 34 RT di Jaktim.

Titik terdampak paling parah berada Kelurahan Duri Kosambi dan Rawa Buaya, Jakbar. Ketinggian air mencapai 120 sentimeter.

Ketinggian air lebih dari semeter juga terpantau di Kelurahan Kampung Melayu dan Bidara Cina (Jakarta Timur). Ketinggian air mencapai 115 sentimeter.

Selain permukiman, 16 ruas jalan utama masih terendam. Kondisi terparah terpantau di Jalan Kebon Pala II, Jakarta Timur, dengan ketinggian air mencapai 115 sentimeter. 

Ruas jalan strategis lainnya seperti Jalan Daan Mogot KM 13 dan Jalan Basoka Raya juga masih tergenang. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Kondisi banjir di salah satu pemukiman warga di DKI Jakarta. Foto: Antara.

Beberapa Titik Mulai Surut

Yohan menyebutkan bahwa upaya penyedotan mulai membuahkan hasil di beberapa titik. Ia mengatakan Kelurahan Kuningan Barat, Pela Mampang, Rawa Jati, dan Cilandak Timur sudah 100 persen surut.

"Personel gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, hingga Gulkarmat terus dikerahkan untuk melakukan penyedotan genangan. Target kami adalah memastikan tali-tali air berfungsi agar banjir segera surut total," kata Yohan.

BPBD DKI mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan selalu memantau informasi resmi melalui kanal media sosial BPBD. Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat, dapat segera menghubungi layanan gratis 24 jam di nomor 112.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)