Masyarakat Terpukau dengan Festival Glow of Peace Waisak 2570 di Bundaran HI

Pemprov DKI Jakarta menyulap kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dalam rangka peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era. Foto: Metro TV/Arbida.

Masyarakat Terpukau dengan Festival Glow of Peace Waisak 2570 di Bundaran HI

Arbida Nila Hastika • 29 May 2026 19:10

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyulap kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dalam rangka peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era. Tak hanya dinikmati warga Jabodetabek, Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace 2026, juga menarik hati para pelancong dari luar kota.

“Bagus sih, Kak. Terus kayak jadi objek juga kan di area ini. Jadi untuk spot foto-foto juga banyak gitu. Keren sih menurutku,” ujar warga asal Lampung, Feni Sefiliana, 23, pada Jumat 29 Mei 2026.

Fokus perhatian utama masyarakat tertuju pada dekat area kolam Bundaran HI, di mana instalasi utama bernama Sacred Buddha Illumination berdiri megah. Banyak warga yang berswafoto mengabadikan momen menarik ini.

“Iya menarik banget, banyak suasana Buddha banget gitu kan. Jadi menunjukkan selamat toleransi banget antara agama, bisa saling menghargai gitu,” ungkap Feni.

Tidak hanya terpusat di tengah kolam, dekorasi berupa instalasi lampu interaktif juga dipasang di sepanjang jalur pedestrian (trotoar). Langkah ini membuat para pejalan kaki, pengguna MRT, hingga pengguna TransJakarta bisa menikmati keindahan simbol-simbol perdamaian tersebut.

Masyarakat mengabadikan momen saat berkunjung ke Festival Illumination of Jakarta: Glow of Peace 2026. Foto: Metro TV/Arbida.

Selain itu, area Skydeck Halte TransJakarta Bundaran HI dan Tosari menjadi titik paling favorit. Dari atas dek pemantau ini, masyarakat bisa melihat pemandangan cahaya lampion Waisak secara utuh.

Bagi yang ingin menikmati langsung keindahan malam penuh kedamaian ini, festival “Illumination of Jakarta 2026: Glow of Peace” di Bundaran HI masih akan berlangsung hingga 1 Juni 2026 mendatang dan terbuka secara gratis untuk seluruh lapisan masyarakat.

(Anggi Tondi)