Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)
Korsel Sebut Rudal Anti-Kapal Iran Diduga Serang HMM Namu di Selat Hormuz
Muhammad Reyhansyah • 28 May 2026 09:48
Seoul: Korea Selatan menyatakan rudal anti-kapal yang terkait dengan Iran kemungkinan digunakan dalam serangan terhadap kapal yang dioperasikan Korea Selatan, HMM Namu, di Selat Hormuz awal bulan ini.
Menurut laporan Yonhap News Agency yang dikutip Anadolu, Kamis, 28 Mei 2026, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Park Yoon-joo, mengatakan analisis teknis pemerintah menyimpulkan bahwa benda udara tak dikenal yang digunakan dalam serangan tersebut kemungkinan merupakan rudal anti-kapal seri Noor yang dikembangkan Iran.
“Analisis teknis menyimpulkan bahwa benda udara tak dikenal tersebut kemungkinan adalah rudal anti-kapal seri Noor yang dikembangkan Iran,” kata Park kepada wartawan di Seoul saat memaparkan hasil investigasi pemerintah terkait insiden 4 Mei itu.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyebut tim penyelidik telah menganalisis puing-puing yang ditemukan dari kapal, termasuk mesin, hulu ledak, dan material peledak.
Park mengatakan pihak berwenang belum dapat memastikan siapa yang meluncurkan rudal tersebut atau apakah serangan dilakukan secara sengaja. Namun, ia menambahkan bahwa “berbagai bukti mengarah ke Iran.”
Duta Besar Iran untuk Korea Selatan, Saeed Koozechi, membantah tuduhan tersebut setelah dipanggil oleh pemerintah Seoul.
“Iran menolak seluruh tuduhan terkait masalah ini,” ujarnya melalui penerjemah.
Ia juga mengatakan, “Kita harus waspada terhadap operasi bendera palsu yang dilakukan negara-negara bermusuhan.”
Serangan itu menyebabkan ledakan dan kebakaran di atas kapal yang dioperasikan perusahaan pelayaran besar Korea Selatan, HMM Co., dan melukai satu awak kapal.
Kapal tersebut saat ini menjalani perbaikan di Uni Emirat Arab.
Baca juga: Jet Tempur AS dan Israel Serang Kapal Iran di Dekat Selat Hormuz