Kegiatan membangun karakter peduli lingkungan sejak dini. Foto: Dok Pertamina
Pertamina Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Bumi Sejak Dini
Eko Nordiansyah • 24 July 2026 18:50
Jakarta: Pertamina Foundation menghadirkan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak usia dini melalui kunjungan edukatif ke dua sekolah yang dikelola, yakni TK Bumi Patra I yang berlokasi di Pondok Ranji dan TK Bumi Patra II yang berlokasi di Cempaka Putih. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Operation Director Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana mengatakan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Pertamina Foundation dalam mengelola sekolah binaan sebagai ruang tumbuh yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter peduli lingkungan sejak dini.
"Kami ingin anak-anak dan orang tua sama-sama belajar dan mempraktikkan langsung kebiasaan ramah lingkungan, bukan hanya sekadar teori. Program-program seperti pemilahan sampah, dongeng edukatif, hingga Samusapo diharapkan dapat membentuk karakter dan kebiasaan positif yang terbawa hingga anak-anak dewasa kelak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juli 2026.
Mengusung tema "Aku dan Orang Tuaku Peduli Bumi", kegiatan ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara anak dan orang tua dalam menerapkan kebiasaan ramah lingkungan sehari-hari, seperti memilah sampah, menghemat listrik dan air, menggunakan wadah ulang pakai (tumbler dan totebag), hingga memanfaatkan transportasi umum.
Kegiatan ini diikuti oleh total 75 siswa dan 77 orang tua pendamping, dengan rincian 57 siswa dan 54 orang tua dari TK Bumi Patra I serta 18 siswa dan 23 orang tua dari TK Bumi Patra II. Seluruh rangkaian acara disusun secara interaktif, edukatif, dan menyenangkan dengan mengangkat narasi utama "Pahlawan Cilik Penyelamat Bumi".

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
Rangkaian kegiatan yang interaktif dan edukatif
Anak-anak diajak memahami peran penting mereka sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab menjaga kelestarian bumi melalui enam kegiatan utama, dimulai dengan "Senam Go Green Ceria" sebagai pembuka yang penuh keceriaan. Kemudian dilanjutkan edukasi interaktif pemilahan sampah organik dan anorganik menggunakan media visual.Nilai-nilai kepedulian lingkungan turut disampaikan melalui sesi dongeng 'Pahlawan Penjaga Bumi' dalam bentuk pertunjukan boneka (puppet show). Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi 'Kreasi dari Daun Kering', di mana anak dan orang tua berkolaborasi mengolah limbah alami menjadi karya seni kreatif seperti kapal, kupu-kupu, dan kereta api.
Sebagai penutup, siswa-siswi diajak melakukan aksi merawat tanaman, mencakup penyiraman tanaman yang dibawa dari rumah serta pemeliharaan lanjutan pohon semangka yang telah ditanam di sekolah melalui program keberlanjutan Satu Murid Satu Pohon (Samusapo).
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Pertamina Foundation berharap dapat membentuk karakter pembiasaan positif sejak dini pada anak-anak, sekaligus mempererat bonding antara orang tua dan anak dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan (sustainable living) demi kelestarian bumi di masa depan.
"Kami percaya, perubahan besar untuk bumi dimulai dari kebiasaan kecil yang ditanamkan sejak anak-anak masih di bangku TK. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting untuk memastikan nilai-nilai ini terus terbawa dalam keseharian mereka," tutup Gusman.
Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4 (Pendidikan Berkualitas), Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Sekaligus Asta Cita Pemerintah poin keempat tentang pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, dan pendidikan sejak usia dini, serta poin kedua tentang kemandirian bangsa melalui ekonomi hijau.