Maduro dan Istri Kirim Pesan dari Penjara AS, Klaim Tetap Teguh dan Tenang

Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap dan dibawa ke AS. (Truth Social)

Maduro dan Istri Kirim Pesan dari Penjara AS, Klaim Tetap Teguh dan Tenang

Willy Haryono • 29 March 2026 16:12

New York; Mantan presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, menyampaikan pesan publik untuk kali pertama sejak keduanya ditahan di Amerika Serikat, dengan menyatakan bahwa mereka tetap “teguh” dan “tenang."

Pesan tersebut diunggah melalui akun media sosial Maduro, meski tidak dijelaskan siapa yang mempublikasikannya.

“Kami baik-baik saja. Teguh, tenang, dan terus berdoa,” demikian isi pernyataan tersebut, dikutip dari TRT World, Minggu, 29 Maret 2026.

Keduanya telah ditahan hampir tiga bulan di penjara federal Brooklyn setelah ditangkap dalam operasi militer AS di Caracas pada Januari lalu.

Selama ditahan, Maduro dan Flores dilaporkan memiliki akses terbatas terhadap komunikasi, hanya melalui panggilan telepon dengan keluarga dan pengacara.

Sumber pemerintah Venezuela menyebut Maduro menghabiskan waktu dengan membaca kitab suci dan tetap dianggap sebagai “presiden” oleh sebagian tahanan. Putranya, Nicolas Maduro Guerra, mengatakan ayahnya dalam kondisi stabil dan tetap aktif secara fisik.

Proses Hukum di AS

Maduro menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk narco-terorisme dan perdagangan narkoba, dan telah menyatakan tidak bersalah di pengadilan federal AS. Dalam sidang terbaru, hakim menolak keberatan tim pembela terkait pembiayaan hukum, sementara proses hukum terus berjalan di New York.

Maduro sendiri menyebut dirinya sebagai “tahanan perang” di tengah kasus tersebut.

Penangkapan Maduro mengakhiri lebih dari satu dekade kekuasaannya dan mengubah lanskap politik Venezuela.

Saat ini, pemerintahan dipimpin oleh mantan wakil presiden Delcy Rodríguez, yang mulai melakukan sejumlah reformasi, termasuk amnesti bagi tahanan politik dan perubahan di sektor energi.

Dalam pernyataannya, Maduro dan Flores juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukungnya di dalam dan luar negeri.

Mereka menyebut solidaritas tersebut sebagai sumber kekuatan di tengah situasi yang dihadapi.

Baca juga:  Nicolas Maduro Bersikeras Sebut Kasusnya Murni Perselisihan Geopolitik

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)