Simulasi penanggulangan pencemaran Foto: Istimewa. Foto: Istimewa.
Aspek Keselamatan di Marpolex 2026 Didukung melalui Partisipasi 200 Personel Terlatih
M Sholahadhin Azhar • 10 October 2026 19:52
Jakarta: Agenda Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2026 digelar di Belitung pada 8-12 Oktober 2026. Aspek keselamatan dalam kegiatan tersebut didukung penuh, salah satunya dengan pengerahan 200 personel terlatih.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap operasi kami. Kami mendukung penuh Marpolex 2026 agar berjalan aman, tertib, dan tanpa kecelakaan. Jaga diri, jaga tim, jaga laut Indonesia," kata Direktur Utama baru PT OSCT Indonesia, Mayjen TNI (Purn.) Kukuh Surya Sigit Sentosa, dalam keterangan yang dikutip Sabtu, 10 Oktober 2026.
Baca Juga :
Danantara Tepis Isu Merger Pelni dan Pelindo
Hal itu diungkap Kukuh saat memastikan keterlibatan pihaknya dalam agenda Marpolex 2026. Pesan tersebut bukan sekadar seremoni. Purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini membawa budaya disiplin lapangan ke setiap operasi yang ia pimpin.

Tim OSCT. Foto: Istimewa
Jabatan terakhirnya di militer adalah Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) — pengalaman puluhan tahun yang kini ia curahkan ke dunia penanggulangan tumpahan minyak. Sebagai pusat penanggulangan tumpahan minyak terbesar di Indonesia dan Asia, OSCT Indonesia memang bukan wajah baru di ajang ini. Perusahaan hadir di setiap Marpolex, tahun demi tahun — berlatih dan berbagi pengalaman dengan penjaga laut dari berbagai negara.
Menurut Mayjen Kukuh, kehadiran perusahaan di setiap Marpolex adalah janji yang terus dijaga. Dan tahun ini, janji itu dijalankan di rumah sendiri: perairan Indonesia.