Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance. (Anadolu Agency)
Beda Sikap dengan Trump, Vance Tolak Dukung Kampanye Pemilu Netanyahu
Willy Haryono • 20 October 2026 19:05
Washington: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menolak menyatakan dukungan terhadap kampanye pemilihan kembali Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump secara terbuka mendukung pemimpin Israel tersebut.
Dalam wawancara dengan jurnalis Mark Halperin di program 2WAY Tonight pada Senin, 19 Oktober 2026, Vance mengatakan dirinya membatasi dukungan politik pada kandidat di AS dan tidak ingin terlibat dalam pemilihan umum Israel.
“Presiden memiliki dukungan paling efektif dalam sejarah politik Amerika maupun internasional. Saya mendukung kandidat Amerika, dan itulah fokus saya dalam pemilihan paruh waktu. Jadi, saya tidak akan terlibat dalam pemilihan umum Israel,” kata Vance.
Ia menegaskan sikap tersebut tidak berarti dirinya menentang Netanyahu.
“Saya tidak menentangnya, tetapi juga tidak mendukungnya. Saya tidak terlibat dalam pemilihan umum Israel,” ujarnya.
Trump sebelumnya menyatakan dukungan penuh kepada Netanyahu melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu, menjelang pemilihan umum Israel pada 27 Oktober.
Presiden AS itu memuji kemitraan Netanyahu dengan Washington, khususnya dalam upaya menghadapi Iran.
Trump juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat mungkin harus menanggung beban keamanan sendirian jika pemilih Israel memilih pemimpin lain. Menurut dia, pengalaman Netanyahu dalam mengelola aliansi kedua negara tetap penting di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Baca juga: Trump Dukung Netanyahu di Tengah Pemilu Israel yang Sengit