Kota Orleans di Prancis memberlakukan jam malam bagi anak di bawah 15 tahun. (Anadolu Agency)
Kota Orleans di Prancis Berlakukan Jam Malam Jelang Demo Kongres National Rally
Willy Haryono • 24 October 2026 17:40
Paris: Wali Kota Orleans, Serge Grouard, mengumumkan pemberlakuan jam malam selama dua malam bagi anak-anak berusia di bawah 15 tahun menjelang demonstrasi menentang kongres partai sayap kanan Prancis, National Rally.
Menurut laporan stasiun televisi BFMTV pada Sabtu, 24 Oktober 2026, jam malam berlaku di seluruh wilayah Kota Orleans mulai pukul 21.00 hingga 06.00 waktu setempat pada Sabtu dan Minggu besok.
Dalam pernyataannya, Grouard mengatakan kebijakan pencegahan tersebut bertujuan menghindari gangguan ketertiban umum, mengurangi risiko kerusuhan, dan menjamin keselamatan masyarakat selama rangkaian aksi berlangsung.
Ribuan orang diperkirakan berkumpul di Orleans untuk memprotes kongres National Rally menjelang pemilihan presiden Prancis tahun depan. Aksi tandingan juga diperkirakan berlangsung di tengah kekhawatiran keamanan setelah kerusuhan terjadi pada akhir pekan lalu.
Sementara itu, polisi menyita sejumlah benda dalam operasi di gerbang tol Orleans pada Jumat malam. Benda-benda yang disita dilaporkan mencakup bola pétanque, senapan replika, tongkat hoki, dan pisau.
Penyitaan tersebut berlangsung ketika pihak berwenang meningkatkan kewaspadaan menjelang rangkaian demonstrasi yang diperkirakan menarik banyak peserta.
Baca juga: Museum Louvre Ditutup, Antisipasi Kerusuhan dalam Demo Lanjutan di Prancis