Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Klaim AS Keluarkan Minyak dari Selat Hormuz dalam Jumlah Terbanyak
Muhammad Reyhansyah • 30 September 2026 14:02
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim AS telah mengeluarkan lebih banyak minyak dari Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir dibandingkan “kapan pun dalam sejarah" sejak pecahnya konflik.
“Kalian tahu, kami mengeluarkan lebih banyak minyak dari Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir dibandingkan kapan pun dalam sejarah,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Selasa, 29 September 2026.
Ketika ditanya apakah Iran akan menyerah atau membuat konsesi, Trump mengatakan Teheran “berada dalam kondisi yang sangat buruk” dan memperkirakan Iran pada akhirnya akan menyerah.
“Saya tidak tahu apakah mereka akan menyerah sekarang, tetapi mereka akan menyerah,” ujarnya, dikutip dari Anadolu.
“Tetapi mereka berada dalam kondisi yang sangat buruk,” tambahnya.
Trump kembali menegaskan bahwa kampanye militer AS bertujuan menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklir.
AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari. Iran kemudian merespons dengan serangan rudal dan drone di berbagai wilayah kawasan serta secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur strategis bagi pasokan energi.
Upaya untuk mengakhiri perang terus berlangsung sejak memorandum yang disepakati pada Juni. Memorandum tersebut ditujukan untuk mencapai kesepakatan damai final yang mencakup persoalan navigasi di Selat Hormuz serta program nuklir Iran.
Baca juga: Iran Sebut Negara Lain Tak Bisa Jual Minyak jika Ekspor Teheran Diblokade AS