Ketum Partai Golkar Bahilil Lahadalia dalam pelantikan pengurus DPD Golkar Maluku. Foto: Metro TV.
Bahlil Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden
Anggi Tondi Martaon • 7 November 2026 22:04
Jakarta: Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta aparat penegak hukum mengusut kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Kasus tersebut harus ditangani secara tuntas dan transparan.
"Kita Partai Golkar mendukung secara penuh aparat penegak hukum menuntaskan atas persoalan yang terjadi terkait penyadapan," kata Bahlil dikutip dari Metro TV, Sabtu, 7 November 2026.
Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Golkar Maluku. Menurut dia, kasus tersebut harus ditangani secara serius oleh Polri.

Ketum Partai Golkar Bahilil Lahadalia dalam pelantikan pengurus DPD Golkar Maluku. Foto: Metro TV.
"Kenapa, Kepala Negara disadap," ungkap Bahlil.
Dia menyampaikan bahwa ada sejumlah pejabat negara dan pihak lainnya yang disadap oleh LSP cs, termasuk dirinya. Bahlil mengaku khawatir dengan tindakan tersebut.
"Tidak hanya Kepala Negara, saya juga disadap. Saya takut juga itu disadap," ujar Bahlil.