Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Magetan dan Luwu

Petugas BPBD bersama relawan memadamkan kebakaran hutan di kawasan Gunung Bancak, Desa Sundul, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Selasa (29/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Magetan

Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Magetan dan Luwu

Lukman Diah Sari • 6 November 2026 15:19

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran lahan perkebunan warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, berhasil dipadamkan berkat kesigapan satgas gabungan setempat melalui penyiraman darat.

"Tim gabungan menarik selang panjang untuk mengalirkan air dari sumber yang tersedia hingga memastikan kebakaran lahan perkebunan pohon jati dan bambu milik warga itu tidak semakin meluas," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan, Jumat, 6 November 2026, melansir Antara.

Kesigapan petugas gabungan ini berhasil memadamkan api kebakaran yang melanda kebun milik warga di wilayah Desa Sidowayah, Kabupaten Magetan beberapa jam setelah laporan diterima tim reaksi cepat BPBD Magetan, pada Kamis, 5 November 2026. 

"Seluas sekitar 1 hektare lahan jati dan bambu yang hangus terbakar. Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama. BPBD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman darat," kata dia.

Petugas BPBD bersama relawan memadamkan kebakaran hutan di kawasan Gunung Bancak, Desa Sundul, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Selasa (29/9/2026). ANTARA/HO-BPBD Magetan

Sementara itu, kejadian serupa juga melanda kawasan perkebunan kakao milik warga di Desa Balla, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 5 November 2026.

Pada hari yang sama, Berton mengungkapkan bahwa tim satgas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Luwu berhasil memadamkan titik kebakaran yang diestimasi seluas satu hektare itu. Dia juga memastikan bahwa personel satgas di bawah koordinasi pemerintah daerah setempat masih bersiaga di lokasi kejadian untuk memastikan api benar-benar padam.

(Lukman Diah Sari)