Gus Elham Yahya Minta Maaf usai Videonya Cium Anak Kecil Viral di Media Sosial

Gus Elham Yahya, dok: Instagram

Gus Elham Yahya Minta Maaf usai Videonya Cium Anak Kecil Viral di Media Sosial

Putri Purnama Sari • 12 November 2025 15:34

Jakarta: Nama Gus Elham Yahya kembali menjadi sorotan publik setelah video dirinya mencium anak kecil viral di media sosial. Dalam video yang beredar, dai muda asal Kediri itu tak hanya sekadar mencium, tetapi juga hingga memasukkan sebagian pipi anak tersebut ke dalam mulutnya.

Potongan video tersebut menuai beragam reaksi dari masyarakat, terutama karena dianggap tidak pantas dilakukan oleh seorang pendakwah di depan umum.

Video yang menampilkan Gus Elham mencium anak perempuan veredar luas di berbagai platform, mulai dari X (Twitter), Instagram, hingga TikTok. Dalam rekaman itu, Gus Elham tampak memeluk dan mencium beberapa anak perempuan yang hadir di acara pengajian.

Tindakan tersebut langsung menuai kritik dari warganet dan sejumlah tokoh agama yang menilai hal itu tidak sesuai dengan etika publik, apalagi dalam konteks kegiatan keagamaan.

Gus Elham Sampaikan Permohonan Maaf


Dok Instagram: @mtibadallah

Menanggapi viralnya video tersebut, Gus Elham Yahya akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa tindakan yang dilakukannya adalah sebuah kekhilafan.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” ujar Gus Elham dikutip dari akun resminya.

Ia juga menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama, dan anak-anak yang terlihat dalam video tersebut berada di bawah pengawasan orang tua saat acara berlangsung. 

Menurutnya, tidak ada niatan buruk di balik peristiwa itu, namun ia tetap menyesalkan tindakannya yang menimbulkan salah persepsi di publik.

Gus Elham menyatakan akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran besar bagi dirinya. Ia berkomitmen untuk memperbaiki cara berdakwah dan lebih berhati-hati dalam berinteraksi di ruang publik.

“Saya berkomitmen untuk memperbaiki untuk memperbaiki dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa depan,  dan saya juga bertekad untuk menyampaikan dakwah yang lebih bijak sesuai dengan norma agama, etika, dan budaya bangsa, serta menjunung tinggi akhlakul karimah," lanjutnya.
 
Baca juga: Profil Gus Elham Yahya, Dai Muda Asal Kediri yang Viral karena Cium Anak Kecil

Reaksi Publik dan Tokoh Agama

Kasus ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) yang mengingatkan pentingnya menjaga moralitas dan etika dalam kegiatan dakwah. Kemenag menegaskan bahwa pendakwah perlu menjadi teladan dalam bersikap, terutama dalam konteks yang melibatkan anak-anak.

Selain itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Alissa Wahid juga menyayangkan tindakan Gus Elham. Menurutnya,  perilaku yang bersifat merendahkan martabat manusia, terlebih terhadap anak-anak, merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan prinsip dakwah bil hikmah yang menjadi ciri dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin.

"Itu menodai nilai-nilai dakwah sendiri yang seharusnya memberikan teladan melalui sikap dan lakunya kepada umat," kata Alissa seperti dilansir Antara, Rabu, 12 November 2025.


PBNU menegaskan Nahdlatul Ulama mewarisi amanah besar untuk membangun kemaslahatan umat dengan berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyyah.

NU menolak keras segala praktik yang mencederai Maqashid Syariah (tujuan penerapan syariat), terutama perlindungan terhadap kehormatan manusia (hifdz al-‘irdh), tanpa memandang usia, status, maupun kedudukan sosial.

"Prinsip maqashid syariah inilah yang harus dipegang dan menjadi pertimbangan utama para pendakwah," lanjutnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)