Warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang mengadakan tradisi keramas bareng di bantaran Sungai Cisadane.
Ratusan Warga Tangerang Gelar Tradisi Keramas Bareng di Cisadane Sambut Ramadan
Hendrik Simorangkir • 17 February 2026 22:17
Tangerang: Ratusan warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang mengadakan tradisi keramas bareng di bantaran Sungai Cisadane menjelang Ramadan, Selasa, 17 Februari 2026. Tradisi tersebut diadakan sebagai simbol penyucian diri sekaligus ajang mempererat kebersamaan antarwarga.
Kepala Bidang Budaya Disbudpar Kota Tangerang, Supendi, mengatakan keramas bareng merupakan warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat meski telah melewati berbagai generasi. Tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan mandi bersama, melainkan sarat nilai spiritual dan sosial.
"Ini adalah tradisi masyarakat Babakan yang sudah dilakukan puluhan tahun di bantaran Sungai Cisadane. Nilainya bukan hanya membersihkan badan, tetapi juga menyucikan hati dan mempererat silaturahmi menjelang Ramadan," ujar Supendi, Selasa, 17 Februari 2026.
Supendi menambahkan tradisi tersebut memiliki nilai budaya yang kuat dan menjadi bagian dari identitas Kota Tangerang. Tradisi ini rutin digelar setiap tahun dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
"Kami telah mengusulkan keramas bareng sebagai warisan budaya tak benda agar dapat terus dilestarikan oleh generasi mendatang. Ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin rajin beribadah, berpuasa, dan memperbanyak kegiatan keagamaan," jelas Supendi.
Salah seorang warga, Indah, mengatakan dirinya sangat senang bisa ikut serta dalam tradisi tersebut setiap tahun. Keramas bareng, kata Indah, bukan hanya menjadi kebiasaan, tetapi sudah menjadi bagian dari jati diri masyarakat Babakan.
"Rasanya beda, lebih khusyuk menyambut Ramadan karena dilakukan bersama-sama. Selain bersih badan, hati juga terasa lebih tenang," kata Indah.
Tradisi keramas bareng di Sungai Cisadane menjadi salah satu ritual tahunan yang dinantikan warga menjelang bulan suci. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial antarwarga, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kebersihan lahir dan batin dalam menyambut Ramadan.