Serangan Israel di Gaza Tewaskan Perempuan dan Tiga Putrinya

Asap dari serangan Israel di Jalur Gaza. (Anadolu Agency)

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Perempuan dan Tiga Putrinya

Muhammad Reyhansyah • 21 July 2026 18:02

Gaza: Seorang perempuan Palestina dan tiga putrinya dilaporkan tewas setelah rumah mereka di Kota Gaza dibombardir pasukan Israel di tengah masih berlakunya gencatan senjata.

Menurut kantor berita Palestina WAFA, serangan terjadi di sebuah rumah di Jalan Al-Thalathini, Gaza bagian selatan, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Insiden tersebut terjadi ketika gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 10 Oktober 2025 masih berlangsung.

WAFA, seperti dikutip Anadolu, melaporkan militer Israel kini menguasai lebih dari 70 persen wilayah Jalur Gaza. Angka tersebut meningkat dibandingkan sekitar 53 persen wilayah yang diatur dalam kesepakatan gencatan senjata pada Oktober 2025.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan sedikitnya 1.158 warga Palestina tewas dan 3.756 lainnya terluka akibat serangan Israel yang disebut terjadi hampir setiap hari sejak gencatan senjata diberlakukan.

Kementerian tersebut juga menyebut bahwa sejak dimulainya serangan Israel pada 8 Oktober 2023, sedikitnya 73.250 warga Palestina dilaporkan tewas dan 173.751 lainnya mengalami luka-luka.

Selain korban jiwa, sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Jalur Gaza dilaporkan mengalami kerusakan atau hancur akibat konflik yang berlangsung.

Baca juga:  Pemukim Israel Serang Desa Tepi Barat, Dua Warga Palestina Tewas

(Willy Haryono)