Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto- Metro TV/Alvi
Pramono Targetkan Pembersihan Sampah di Rusun Waduk Pluit Tuntas 10 Hari
Achmad Zulfikar Fazli • 15 July 2026 20:26
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan penanganan penumpukan sampah di Rusun Waduk Pluit, Jakarta Utara, rampung dalam waktu 10 hari. Penumpukan sampah di rusun tersebut terjadi akibat keterlambatan antrean pengangkutan dari tempat penampungan sementara (TPS) menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
"Seperti kita ketahui, di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPS-TPS yang ada kemudian ke Bantargebang, terjadi penumpukan. Dan saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 15 Juli 2026.
Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengerahkan satu alat berat, tiga truk pengangkut sampah, serta 10 personel yang bekerja di lokasi untuk mempercepat penanganan.
"(Pada) satu-dua hari ke depan akan kami tambah, mudah-mudahan delapan sampai 10 hari akan selesai," ujar Pramono.
Pramono mengatakan penambahan armada dan personel akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Sehingga, proses pengangkutan sampah dapat berlangsung lebih cepat dan tidak mengganggu aktivitas penghuni rumah susun.
Selain penanganan jangka pendek, dia meminta pengelolaan sampah di Rusun Waduk Pluit dievaluasi agar persoalan serupa tidak terulang.
.jpg)
Ilustrasi sampah. Dok. MTVN
Menurut Pramono, perbaikan tata kelola pengangkutan dan pengelolaan sampah diperlukan agar pelayanan kebersihan di kawasan permukiman dapat berjalan lebih efektif, terutama ketika terjadi antrean pengiriman sampah ke TPST Bantargebang.
"Saya meminta untuk secara khusus pengelolaan Waduk Pluit ini dikelola kembali dengan aturan dan cara yang lebih baik. Supaya tidak terjadi seperti yang sekarang ini ada penumpukan dan sebagainya," kata Pramono.
"Targetnya, tumpukan sampah dapat ditangani dalam waktu 10 hari sehingga kondisi TPS kembali normal dan pelayanan kebersihan kepada warga berjalan dengan baik,” ujar Ardiyanto.