Lapas Perempuan Palembang Salurkan Sembilan Hewan Kurban untuk Warga Binaan

Hewan kurban di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Rabu, 27 Mei 2026. ANTARA/M Imam Pramana

Lapas Perempuan Palembang Salurkan Sembilan Hewan Kurban untuk Warga Binaan

Silvana Febiari • 28 May 2026 09:32

Palembang: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatra Selatan, menyalurkan sembilan ekor hewan kurban kepada warga binaan (WB) dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 2026. Sembilan ekor hewan kurban tersebut terdiri dari dua ekor sapi dan tujuh ekor kambing.

"Hewan kurban ini kami salurkan untuk dapat dinikmati oleh seluruh warga binaan pada momen hari raya," ujar Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang Desi Andriyani, dilansir dari Antara, Kamis, 28 Mei 2026. 

Selain melakukan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban, Lapas Perempuan Palembang juga memfasilitasi pelaksanaan ibadah dengan menggelar salat Iduladha berjamaah. Kegiatan ini diikuti oleh petugas lapas serta warga binaan yang beragama Islam.
 


Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus memberikan suasana kebersamaan dan kekeluargaan bagi para warga binaan meskipun sedang menjalani masa pidana.

Menurut Desi, momentum Iduladha ini bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan menjadi sarana refleksi diri bagi warga binaan untuk belajar tentang keikhlasan dan kepedulian sosial. Pihak lapas memastikan seluruh proses, mulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban, berjalan dengan tertib dan menerapkan protokol kebersihan yang ketat.


Hewan kurban di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Rabu, 27 Mei 2026. ANTARA/M Imam Pramana


Adapun daging hasil pemotongan hewan kurban tersebut nantinya akan diolah langsung di dapur lapas untuk disajikan sebagai hidangan spesial hari raya bagi seluruh warga binaan. Langkah ini diharapkan dapat mengobati rasa rindu mereka terhadap suasana merayakan Lebaran bersama keluarga di rumah.

Suasana haru dan khidmat pun menyelimuti jalannya rangkaian kegiatan perayaan. Pihak Lapas Perempuan Palembang berkomitmen untuk terus memberikan hak-hak keagamaan secara terpenuhi bagi warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang humanis.

(Silvana Febiari)