Presiden Sheinbaum Kritik Dugaan Intervensi AS terhadap Politik Meksiko

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. (Anadolu Agency)

Presiden Sheinbaum Kritik Dugaan Intervensi AS terhadap Politik Meksiko

Willy Haryono • 1 June 2026 15:06

Mexico City:  Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menuduh Amerika Serikat berupaya mencampuri urusan dalam negeri negaranya di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Dalam pidato laporan tahunan pemerintahannya di hadapan ribuan pendukung di ibu kota Meksiko pada Minggu, 31 Mei 2026, Sheinbaum menuding adanya “serangan media dan kampanye media sosial bernilai jutaan dolar” yang melibatkan kelompok konservatif Meksiko dan asing.

Menurut Sheinbaum, kampanye tersebut dijalankan melalui platform informasi global, algoritma, akun bot berbayar, dan akun palsu.

“Apakah ini benar-benar kepedulian tulus untuk membantu Meksiko?” kata Sheinbaum, dikutip dari media Yeni Safak.

Ia mempertanyakan apakah tuntutan keamanan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump sebenarnya bertujuan mendukung kelompok sayap kanan menjelang pemilu AS 2026 atau memengaruhi pemilihan presiden Meksiko 2027.

“Meksiko bukan pinata milik siapa pun,” ujarnya.

Ketegangan diplomatik kedua negara meningkat setelah insiden pada 19 April lalu ketika pejabat AS yang tewas dalam kecelakaan mobil di Negara Bagian Chihuahua diketahui merupakan agen Central Intelligence Agency (CIA).

Pemerintah Meksiko menyebut para agen tersebut menjalankan operasi keamanan tanpa izin resmi, yang dianggap melanggar konstitusi Meksiko.

Otoritas federal kemudian membuka penyelidikan dan memanggil sejumlah pejabat Chihuahua untuk memberikan keterangan, termasuk Gubernur Maru Campos.

Tak lama setelah investigasi diumumkan, Washington mengajukan permintaan ekstradisi terhadap 10 warga negara Meksiko, termasuk Gubernur Sinaloa Ruben Rocha Moya dari partai berkuasa Morena.

Namun, Sheinbaum membela Rocha Moya dan mengkritik kurangnya bukti yang diajukan pihak AS.

Perselisihan diplomatik ini juga terjadi di tengah upaya pemerintahan Sheinbaum dan Kongres yang dikuasai Morena mendorong reformasi konstitusi guna memperkuat perlindungan terhadap campur tangan asing dalam pemilu nasional.

Baca juga:  Kasus Dua Agen CIA di Chihuahua Picu Dugaan Pelanggaran Kedaulatan Meksiko

(Willy Haryono)