Ilustrasi. Foto: dok MI.
Debu Abu Vulkanik Bikin Warga Borong Masker, Penjualan Pedagang Naik 4 Kali Lipat
dody soebagio • 7 September 2026 08:43
Jakarta: Permintaan masker di sejumlah wilayah Jakarta Selatan meningkat setelah warga menemukan debu halus imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di kendaraan, teras rumah, dan sejumlah permukaan lingkungan sekitar.
Kondisi tersebut turut meningkatkan penjualan pedagang masker. Salah seorang pedagang di kawasan kolong Tol Andara, Jakarta Selatan, mengaku omzet penjualannya meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa.
Lapak masker di kawasan tersebut ramai didatangi warga pada Minggu, 6 September 2026. Sebagian warga membeli masker untuk digunakan sehari-hari, sementara lainnya menambah persediaan untuk mengantisipasi kondisi debu yang berlanjut.
Pasangan suami istri, Sufri dan Dian, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengatakan membeli masker tambahan setelah melihat debu menempel di sepeda motor dan teras rumah.
Sufri juga mengatakan wilayah tempatnya bekerja di Tanjung Barat telah mengeluarkan imbauan penggunaan masker.

Ilustrasi. Foto: Magnific.
Baca Juga :
Krakatau dan Perjalanan Energi Dunia
Warga Andara lainnya, Reino, juga membeli masker dalam jumlah lebih banyak. Ia mengaku menemukan lapisan debu pada kendaraannya sehingga memilih menambah persediaan masker di rumah.
Peningkatan permintaan tersebut berdampak langsung terhadap penjualan pedagang. Neni, salah seorang penjual masker, mengatakan jumlah masker yang terjual meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.
"Penjualan meningkat sampai empat kali lipat," kata Neni.
Meningkatnya permintaan membuat Neni perlu menambah pasokan masker untuk memenuhi kebutuhan pembeli.
Meski permintaan meningkat, harga masker di lapak tersebut masih berada pada kisaran normal. Masker dalam kemasan berisi 50 lembar dijual mulai Rp10 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung jenis dan mereknya.
Kondisi tersebut menunjukkan perubahan perilaku konsumen setelah munculnya debu di sejumlah wilayah Jakarta Selatan. Selain meningkatkan kewaspadaan warga, kondisi itu turut mendorong permintaan masker dan meningkatkan aktivitas penjualan pedagang.