Sabet National Governance Awards 2026 Kategori Birokrasi, Simak Profil Kebumen

Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani (kanan) menerima penghargaan Top Regency in Transformative Public Services & Bureaucratic Reform dalam National Governance Awards 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga

Sabet National Governance Awards 2026 Kategori Birokrasi, Simak Profil Kebumen

Riza Aslam Khaeron • 28 April 2026 14:57

Jakarta: Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani sukses menorehkan prestasi gemilang melalui nominasi dalam kategori Top Regency in Transformative Public Services & Bureaucratic Reform (Kabupaten Terbaik dalam Transformasi Pelayanan Publik & Reformasi Birokrasi) pada ajang bergengsi National Governance Awards (NGA) 2026. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas transformasi tata kelola pemerintahan yang adaptif dan inovatif.

Penghargaan diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini kepada Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani. Ajang yang diinisiasi Metro TV bersama Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman, dan akademisi dengan tema "Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas" ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30.

Perhelatan National Governance Awards 2026 ini didukung penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI), Indihome by Telkomsel, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Pertamina sebagai panggung apresiasi bagi para kepala daerah yang berhasil menghadirkan terobosan berdampak nyata.

"National Governance Awards lahir dari keyakinan bahwa di tengah banyaknya kabar miring dari daerah, harus ada panggung yang terhormat untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, yang tidak hanya bekerja tapi juga menginspirasi," ujar Presiden Direktur Metro TV, Arief Suditomo, di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, pada Jumat, 24 April 2026.

Sejumlah menteri hadir dalam acara ini, seperti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, serta Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Selain itu, turut hadir pula Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, hingga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Berikut ini profil singkat Kabupaten Kebumen dan sosok Lilis Nuryani yang kini memimpin Kebumen.
 

Profil singkat Bupati Kebumen Lilis Nuryani

Bupati Kebumen Lilis Nuryani dikenal sebagai kepala daerah yang sukses mengelola pemerintahan daerah. Ia memiliki latar belakang aktif di berbagai organisasi.

Sejak memimpin Kabupaten Kebumen pada Februari 2025, Kabupaten Kebumen berhasil mendapatkan 23 penghargaan baik di tingkat provinsi maupun nasional. Di antaranya, peringkat pertama nasional sebagai Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Pencegahan Korupsi dari KPK. Kebumen juga meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kemenpan RB  dengan skor 4,33 yang menunjukan standar pelayanan publik di Kebumen sudah berada pada level prima.

Penghargaan lain yang berhasil diraih ialah UHC Award 2026 Kategori Pratama dari Kemenkes. Penghargaan ini diberikan karena Cakupan Kepesertaan JKN di Kebumen mencapai 98,76 persen, atau hampir seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen terlindungi jaminan kesehatan.


Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani. Foto: Kebumenkab.go.id
 

Profil Kabupaten Kebumen

Kabupaten Kebumen merupakan salah satu wilayah strategis di Provinsi Jawa Tengah yang terletak di jalur selatan Pulau Jawa, dengan pusat pemerintahan berada di Kecamatan Kebumen.

Sejarah mencatat hari jadi Kebumen jatuh pada 21 Agustus 1629. Penetapan ini merujuk pada peran bersejarah Kiai Bodronolo dalam menyokong logistik pasukan Sultan Agung saat melakukan penyerangan ke Batavia.

Kini, Kebumen terus berkembang sebagai daerah dengan fondasi ekonomi yang kuat di sektor agraris, perikanan, perdagangan, dan industri pengolahan. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kebumen yang dirilis 6 April 2026, ekonomi daerah ini tercatat tumbuh positif sebesar 5,89 persen sepanjang tahun 2025.  Pemkab Kebumen juga mampu menekan angka kemiskinan menjadi 13,58 persen pada 2025, atau turun 2,13 persen dari tahun 2024.

Tahun lalu, Pemkab Kebumen berhasil memperoleh Juara 2 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten/Kota Berprestasi Kawasan Jawa-Bali. Capaian ini diperoleh setelah dedikasi TPID Kabupaten Kebumen mampu mengendalikan inflasi.


Geopark Kebumen yang diakui UNESCO. (jatengprov.go.id)

Tak hanya itu, Kebumen juga memiliki potensi pariwisata alam yang luar biasa melalui pengembangan Geopark yang resmi diakui sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) pada tahun 2025. 

Geopark Kebumen resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) oleh Dewan Eksekutif UNESCO pada sidang ke-221 di Paris, 17 April 2025. Pengakuan ini menobatkan Geopark Kebumen, yang mencakup kawasan Karangsambung dan Karangbolong, sebagai geopark ke-10 atau ke-12 di Indonesia yang diakui dunia karena kekayaan geologi, hayati, dan budayanya.

Pengembangan pariwisata di Kabupaten Kebumen juga terus menggeliat. Terbukti, Kebumen berhasil menjadi daerah dengan kunjungan wisata tertinggi di Jawa Tengah pada musim libur lebaran tahun ini dengan jumlah kunjungan 675.348 wisatawan.

Lilis menyebut pencapaian ini juga menjadi momentum bagi Kebumen untuk terus mengembangkan inovasi daerah hingga ke tingkat dunia. Terutama melalui pengembangan potensi edukasi dan riset di kawasan UNESCO Global Geopark.

"Ini tentunya sangat membanggakan kami. Ini merupakan kepercayaan dan tanggung jawab bagi kami untuk terus memperbaiki diri," kata Lilis usai menerima penghargaan di ajang National Governance Awards 2026 pada Jumat, 24 April 2026. 
 
Baca Juga:
Profil Gubernur Jateng yang Raih Penghargaan di NGA 2026
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)