Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.
Pramono Anung Ajak Gubernur Banten Kembangkan Bendungan Polor
Enrich Samuel • 4 February 2026 19:56
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Gubernur Banten Andra Soni untuk berkolaborasi mengembangkan Bendungan Polor di Cipondoh sebagai kawasan potensial sumber air bersih. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi target cakupan air bersih Jakarta sebesar 100 persen pada 2029 yang sangat bergantung pada dukungan wilayah penyangga.
"Dalam ruangan sebenarnya diputuskan hal yang strategis yang tidak pernah terbayangkan. Jakarta mempunyai komitmen di tahun 2029 cakupan air bersihnya harus sudah 100 persen. Dan tidak mungkin itu terjadi tanpa support, dukungan dari Banten. Maka tadi langsung saya dengan Pak Gubernur, 'Pak Gub, gimana kalau begini, begini?' Beliau, 'Oke, Mas,'" ungkap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Pramono menjelaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan Direktur Utama PAM Jaya untuk segera mengkaji aspek teknis pengembangan Bendungan Polor. Melalui proyek ini, Jakarta akan mendapatkan pasokan air baku, sementara Banten akan memiliki area tangkapan air (catchment area) yang lebih luas untuk meminimalkan risiko banjir.
"Mudah-mudahan dengan penyelesaian nanti Waduk Polor, catchment area untuk menahan air yang ada di Banten juga makin besar, yang nantinya kita bisa gunakan, PAM Jaya, untuk memenuhi air bersih Jakarta. Dan itulah yang disebut dengan simbiosis mutualisme antara Jakarta dan Banten," jelas Pramono.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menekankan bahwa kerja sama ini merupakan konsekuensi logis dari keterhubungan alur sungai antarwilayah. Mengingat posisi geografis Jakarta yang berada di hilir, pengelolaan air di wilayah tengah (Banten) dan hulu menjadi kunci stabilitas lingkungan kedua provinsi.
"Jadi posisi Jakarta adalah yang paling hilir. Kami di tengah, kemudian Jawa Barat di hulu. Sehingga lancarnya air dari hulu, kemudian lancarnya air dari tengah, dalam hal ini Banten, ini akan mengakibatkan volume air yang lebih besar masuk ke wilayah Jakarta. Di mana pada saat bersamaan jika terjadi rob, maka air ke lautnya terhadang," ujar Andra.
.jpeg)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Studi Potensi Kontribusi Pembangunan MRT Lintas Timur hingga Barat Fase 2. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Andra menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan pengelolaan bersama Bendungan Polor demi kepentingan bersama. Ia meyakini bahwa keterikatan ekosistem antara Jakarta dan Banten tidak dapat dipisahkan dalam menghadapi tantangan krisis air maupun banjir.
"Karena Jakarta membutuhkan Banten, Banten membutuhkan Jakarta, kami berencana untuk membangun, mengelola yang namanya Bendung Polor," kata Andra.