NASA Percepat Kepulangan Empat Astronaut dari ISS Terkait Masalah Medis

Sebuah pesawat kargo mendekati Stasiun Luar Angkasa Internasional. (Anadolu Agency)

NASA Percepat Kepulangan Empat Astronaut dari ISS Terkait Masalah Medis

Willy Haryono • 10 January 2026 09:28

New York: Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengambil langkah tak biasa dengan mempercepat kepulangan empat kru dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) lebih awal dari jadwal. Keputusan tersebut diambil setelah salah satu astronot dilaporkan mengalami kendala medis yang memerlukan penanganan lanjutan di Bumi.

NASA mengonfirmasi kru yang terdiri dari astronot Amerika Serikat, Jepang, dan Rusia akan mendarat dalam beberapa hari ke depan. Dampak dari keputusan ini, badan antariksa AS tersebut juga membatalkan misi spacewalk pertama tahun ini yang semula dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Kepala Petugas Kesehatan NASA, James Polk, menyatakan bahwa meskipun ini merupakan evakuasi medis pertama dari ISS, kondisi astronot terkait saat ini sudah stabil. NASA menolak mengungkap identitas astronot maupun rincian penyakitnya dengan alasan perlindungan privasi.

“Ini bukan keadaan darurat di dalam stasiun, namun kami memilih untuk berhati-hati demi keselamatan kru,” ujar Polk, seperti dikutip Channel NewsAsia, Jumat, 9 Januari 2026. Sebelumnya, penanganan medis di ISS umumnya terbatas pada keluhan ringan seperti sakit gigi atau nyeri telinga.

Empat astronot yang dipulangkan adalah Zena Cardman dan Mike Fincke dari NASA, Kimiya Yui dari Jepang, serta Oleg Platonov. Mereka tiba di ISS menggunakan kapsul SpaceX pada Agustus lalu untuk misi enam bulan.

Fincke dan Cardman sebelumnya dijadwalkan melakukan spacewalk untuk memasang panel surya baru guna meningkatkan pasokan daya stasiun. Dengan kepulangan lebih awal ini, pekerjaan di luar angkasa tersebut akan ditunda atau dialihkan kepada tiga kru lain yang masih bertugas di ISS hingga musim panas mendatang.

Administrator NASA Jared Isaacman memuji kecepatan tim dalam menangani situasi tersebut guna memastikan keselamatan astronot. Saat ini, ISS tetap dioperasikan oleh tiga astronot lain yang tiba pada November lalu menggunakan roket Roscosmos Soyuz.

NASA juga menegaskan kembali rencana jangka panjang untuk mengakhiri operasional ISS. Badan antariksa tersebut telah menunjuk SpaceX untuk membantu proses deorbit atau pemusnahan stasiun secara aman pada akhir 2030 atau awal 2031 dengan menjatuhkannya ke wilayah samudra terpencil. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Dua Astronot Akhirnya Mendarat di Bumi, Usai Terjebak di Stasiun Luar Angkasa

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)