Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Libur Nataru, Pasokan Listrik Terjamin tak Alami Gangguan
Eko Nordiansyah • 5 January 2026 19:53
Jakarta: PT PLN Indonesia Power menjaga keandalan pasokan listrik nasional selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), Subholding PLN Indonesia Power menyiapkan daya mampu netto sebesar 20.900 MW.
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power Purnomo mengatakan, daya mampu pasok mencapai 19.228 MW dan tingkat keandalan pembangkit (availability factor) rata-rata 92 persen. Sebanyak 443 unit mesin pembangkit yang tersebar di 43 Unit Bisnis disiagakan untuk memastikan sistem pembangkitan tetap berjalan andal dan stabil.
"Tak hanya dari sisi pembangkit, kesiapan energi primer juga berada dalam kondisi aman. Stok batu bara rata-rata mencapai 23 Hari Operasi Pembangkit (HOP), LNG 12 HOP, dan BBM 20 HOP, sehingga operasional pembangkit dapat berlangsung tanpa hambatan selama periode libur panjang," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Januari 2026.

(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)
Ribuan personel ikut bersiaga
PLN Indonesia Power juga memastikan kesiapan penuh dalam melalui Apel Siaga Kelistrikan. Sebanyak 4.882 personel siaga kelistrikan mulai dari Reliability, Efficiency, Optimization, Center (REOC) serta seluruh unit kerja PLN Indonesia Power dari berbagai penjuru Tanah Air.
"Dari sisi sumber daya manusia dan pengamanan, PLN Indonesia Power mengerahkan 4.882 personel siaga, yang terdiri dari 1.623 personel operasi, 675 personel pemeliharaan, dan 2.584 personel pengamanan korporat," ujar dia.
Untuk mendukung respons cepat di lapangan, turut disiagakan 33 unit mobil pemadam kebakaran, 25 unit ambulans, berbagai peralatan pendukung, serta material cadang gangguan dalam jumlah memadai. Selain itu, 76 Posko Siaga Keandalan Pembangkit dioperasikan dan tersebar di seluruh wilayah kerja PLN Indonesia Power.
"Melalui kesiapsiagaan menyeluruh ini, PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru dengan nyaman, hangat, dan penuh sukacita," ungkap dia.