Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Metrotvnews.com/Duta Erlangga
Thomas Resmi Dilantik, Purbaya Harap Sinergi dengan BI Lebih Mudah
Eko Nordiansyah • 10 February 2026 11:45
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapannya agar sinergi antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Bank Indonesia (BI) menjadi semakin erat usai Thomas Djiwandono dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.
“Kan biasa makan siang (bersama), lebih gampang lagi (nanti komunikasinya),” kata Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui usai menghadiri acara pengambilan sumpah jabatan Thomas Djiwandono di Kompleks Mahkamah Agung Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia juga berharap Thomas dapat berperan dalam mengembangkan kebijakan BI agar bisa lebih mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan. Ia menilai bahwa Thomas adalah sosok yang mampu mengemban amanah sebagai Deputi Gubernur BI.
“Lebih pintar dari saya kali dia (Thomas), untuk apa kasih wejangan (petunjuk), dia sudah jago,” ujar Purbaya.
Baca Juga :
Thomas Djiwandono Dilantik, Cek Susunan Terbaru Dewan Gubernur BI
.jpg)
(Thomas Djiwandono. Foto: Dok TV Parlemen)
Kebijakan fiskal dan moneter lebih lancar
Saat ditemui di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga menyampaikan harapan serupa, yakni semakin lancarnya koordinasi antara Kemenkeu dan BI dengan kehadiran Thomas Djiwandono di BI, mengingat sebelumnya ia juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.“Jadi, kami berharap habis ini kebijakan fiskal dan kebijakan moneter tambah koordinasinya tambah komplet, tambah berlangsung dengan lancar,” ucap Suahasil Nazara.
Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun berharap Thomas Djiwandono dapat meningkatkan komunikasi dengan berbagai lembaga domestik maupun internasional terkait arah kebijakan pemerintah Indonesia, termasuk BI, sehingga dapat menciptakan pandangan positif terhadap kondisi perekonomian Indonesia.
“Saat ini, memang perlu memberikan banyak informasi kepada lembaga-lembaga, terutama para pemberi dana, investor asing,” tutur dia.
Thomas Djiwandono terpilih melalui rapat musyawarah Komisi XI DPR RI untuk menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari lalu sebelum masa jabatannya habis pada 2027 mendatang. Terkait masa jabatan Thomas hingga 2031, Misbakhun menyatakan hal tersebut sudah sesuai penetapan oleh DPR RI.
“Itu memang penugasan, yang mana masa jabatannya Dewan Gubernur Bank Indonesia itu adalah 5 tahun. Kami sudah menetapkan sesuai dengan penetapan di DPR,” ujarnya.
Sedangkan Thomas Djiwandono belum memberikan keterangan apapun usai dilantik. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan kepada awak media yang menunggunya usai acara pelantikan, lalu bergegas masuk ke kendaraan dan meninggalkan Kompleks Gedung MA.