Ilustrasi-Proses pencarian korban KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, 21 Juli 2026. (Istimewa)
Kapal Tenggelam di Balongan Indramayu, 3 ABK Hilang
Nurul Hidayah • 24 July 2026 20:57
Indramayu: KM Ratna Ningsih mengalami kecelakaan laut di perairan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis dini hari, 23 Juli 2026. Kapal bertonase 6 Gross Ton (GT) itu diduga tenggelam akibat hantaman gelombang tinggi serta kelebihan muatan barang atau overload.
Kejadian bermula saat KM Ratna Ningsih bertolak dari pangkalan nelayan di Desa Majakerta, Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 03.30 WIB menuju arah laut lepas. Selain memuat 3 ABK, perahu ukuran 6 GT itu juga mengangkut muatan berupa 11 drum oli. Muatan tersebut akan dipasok untuk keperluan kapal tanker yang sedang berada di Single Point Mooring (SPM) 35 Balongan.
“Nakhoda kapal, Warnita, 62, warga Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, berhasil selamat,” tutur Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, Jumat, 24 Juli 2026.
Namun, kata dia, tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) hingga kini masih dinyatakan hilang. Tiga ABK yang hilang masing-masing Sarto, 25; Ayo, 28; dan Adnan, 28; Semuanya merupakan warga Desa Majakerta, Kecamatan Balongan.
.jpeg)
ilustrasi medcom.id
Nakhoda kapal bisa selamat setelah berhasil dievakuasi oleh anggota TNI AL bernama Aldi yang bertugas di Island Berth ITB Balongan. Begitu melihat perahu karam, Aldi bergegas melakukan upaya penyelamatan.
“Sewaktu dievakuasi oleh petugas, korban sudah memakai jaket pelampung,” kata Asep.
Ia mengungkapkan, upaya pencarian ABK terus dilakukan. Namun belum membuahkan hasil. Pada hari pertama pencarian ditutup lebih cepat karena cuaca buruk. Operasi pencarian ini melibatkan tim gabungan, yaitu Satpolairud Polres Indramayu personel dari BPBD, Basarnas, serta TNI AL.