Rosan: Presiden Dorong Penguatan Armada Logistik Nasional

CEO Danantara Rosan Roeslani. Foto: Metrotvnews.com/Husen Miftahudin.

Rosan: Presiden Dorong Penguatan Armada Logistik Nasional

Ade Hapsari Lestarini • 27 July 2026 18:14

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga terkait menyiapkan rencana pengembangan armada logistik nasional agar pengangkutan barang ke depan lebih banyak menggunakan kapal berbendera Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden setelah menyoroti dominasi kapal asing dalam aktivitas pengiriman barang di Indonesia.

"Bagaimana pengembangan armada kita, yang menurut Bapak Presiden saat ini sekitar 95 persen pengiriman barang masih menggunakan kapal berbendera asing. Bagaimana ke depan bisa lebih banyak menggunakan kapal berbendera Indonesia dan diminta rencana pengembangannya seperti apa," ujar Rosan usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Antara, Senin, 27 Juli 2026.

Menurut Rosan, pemerintah juga akan mendorong penguatan industri galangan kapal nasional, baik yang dikelola badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta, agar mampu memproduksi kapal berstandar internasional dan memenuhi kebutuhan armada nasional.

"Kita juga memiliki galangan kapal, baik BUMN maupun swasta nasional, yang ingin terus kita tingkatkan sehingga pembangunan kapal dapat dilakukan di Indonesia dengan standar internasional," katanya.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: dok Kementerian ESDM.
 

 

Riset perkapalan diperkuat


Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pihaknya diminta memperkuat riset dan pengembangan teknologi yang mendukung industri perkapalan nasional.

Menurut Brian, kolaborasi perguruan tinggi dengan PT PAL diharapkan mampu meningkatkan kapasitas industri dalam negeri sekaligus memperkuat daya saing sektor perkapalan nasional.

"Bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian, guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita, sehingga membuka lapangan kerja dan juga kebutuhan kita bisa dipenuhi dalam industri dalam negeri," ujarnya.

Brian menambahkan kebutuhan kapal di Indonesia mencakup berbagai sektor, mulai dari angkutan penumpang hingga logistik domestik. Besarnya permintaan tersebut dinilai menjadi peluang untuk memperkuat industri perkapalan nasional.

"Kita ingin agar penelitian-penelitian itu juga membantu PT PAL supaya industri kita di bidang sektor perkapalan ini bangkit," katanya.

(Ade Hapsari Lestarini)