Lokasi kecelakaan yang menewaskan dua agen AS di Meksiko. (Anadolu Agency)
Meksiko Sebut Dua Agen AS yang Tewas dalam Kecelakaan Langgar Hukum Nasional
Dimas Chairullah • 26 April 2026 14:27
Mexico City: Pemerintah Meksiko menyampaikan penyesalan mendalam atas tewasnya dua agen Amerika Serikat dalam insiden di Chihuahua, namun menegaskan bahwa keduanya beroperasi tanpa izin resmi dan melanggar hukum nasional Meksiko.
Dalam pernyataan resminya yang dilansir Anadolu, Minggu, 26 April 2026, Kabinet Keamanan Meksiko menyampaikan belasungkawa atas kematian empat orang dalam insiden 19 April tersebut, yang terdiri dari dua personel keamanan negara bagian dan dua warga negara AS.
Menurut otoritas Meksiko, kedua agen AS tewas di dekat lokasi operasi pembongkaran laboratorium narkotika. Meski awalnya keterlibatan mereka dibantah, pemerintah akhirnya mengonfirmasi bahwa keduanya memang terlibat langsung di lapangan.
Kabinet Keamanan menyatakan satu agen berada di Meksiko dengan status pengunjung, sementara agen lainnya hanya memiliki izin diplomatik. Keduanya disebut tidak memiliki akreditasi resmi untuk menjalankan operasi keamanan di wilayah Meksiko.
Pemerintah menegaskan bahwa hukum Meksiko secara jelas melarang agen asing terlibat dalam operasi penegakan hukum tanpa persetujuan penuh negara.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sebelumnya telah memberlakukan reformasi konstitusional pada 2025 yang memperketat larangan intervensi agen asing di wilayah nasional.
Langkah tersebut diambil setelah Presiden AS Donald Trump sempat mendorong opsi operasi rahasia dan tindakan militer terhadap kartel narkoba di Meksiko.
Reformasi itu menegaskan bahwa tidak ada operasi asing yang diizinkan tanpa kerja sama resmi pemerintah Meksiko, serta mengatur sanksi berat bagi pelanggaran.
Pemerintah Sheinbaum menekankan pendekatan kerja sama internasional dan berbagi intelijen sebagai jalur sah untuk memerangi kejahatan terorganisasi.
Saat ini, investigasi menyeluruh masih berlangsung dengan koordinasi bersama Kedutaan Besar AS di Meksiko.
Sementara itu, laporan investigasi media AS menyebut terdapat dugaan bahwa dua warga Amerika tersebut kemungkinan memiliki kaitan dengan CIA, meski klaim ini belum dikonfirmasi secara resmi.
Baca juga: Presiden Meksiko Tuntut Kejelasan atas Kecelakaan yang Tewaskan 2 Staf Kedubes AS