Maria Corina Machado meraih Nobel Perdamaian 2025. (Anadolu Agency)
Trump Klaim Maria Machado Butuh Dukungannya untuk Menang di Venezuela
Muhammad Reyhansyah • 5 January 2026 09:34
New York: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado hanya dapat memenangkan pemilihan umum “jika saya mendukungnya.”
Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan New York Post pada Minggu, 4 Januari 2026, menyusul operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro.
Ketika ditanya apakah ia akan memberikan dukungan kepada Machado, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Trump tidak memberikan komitmen tegas. Ia justru menekankan bahwa pemulihan “hukum dan ketertiban” harus menjadi prioritas utama, sementara pemilu demokratis dinilai sebagai isu sekunder di tengah kehancuran ekonomi Venezuela.
“Saya tidak berpikir dia memiliki dukungan rakyat yang harus dimilikinya. Itu saja,” kata Trump, dikutip dari Miami Herald, Senin, 5 Januari 2026
Trump menyebut operasi militer Amerika Serikat sebagai “kemenangan yang lengkap dan total.” Ia menegaskan tidak ada personel AS yang tewas dalam operasi tersebut, meski mengakui beberapa prajurit mengalami luka.
“Kami tidak kehilangan satu pun orang, hanya beberapa yang terluka. Kami tidak kehilangan helikopter, jet, atau pesawat,” ujar Trump, seraya membandingkan misi itu dengan operasi sebelumnya yang menewaskan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, Jenderal Iran Qasem Soleimani, serta serangan terhadap program nuklir Iran.
Menanggapi kekhawatiran bahwa Venezuela berpotensi berubah menjadi konflik berkepanjangan seperti Irak atau Afghanistan, Trump menepis anggapan tersebut.
“Saya tidak khawatir dengan hal-hal seperti itu,” katanya, saat dimintai komentar mengenai laporan bahwa Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mempersenjatai para pendukungnya dan menolak kendali Amerika Serikat.
Baca juga: Trump Sebut Machado Kurang Didukung Warga untuk Pimpin Venezuela