Petugas menangani kerusakan akibat serangan Rusia di Kyiv, Ukraina. (Anadolu Agency)
Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Drone dan Rudal, 2 Orang Tewas 10 Terluka
Muhammad Reyhansyah • 8 September 2026 16:02
Kyiv: Sedikitnya dua orang tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangkaian serangan besar Rusia yang menggunakan drone serta rudal jelajah dan balistik di ibu kota Ukraina, Kyiv.
Gempuran besar-besaran itu juga menghantam beberapa kota dan infrastruktur penting di berbagai wilayah Ukraina pada Selasa, 8 September 2026.
“Lima dari 10 orang yang terluka harus menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk dua orang dalam kondisi kritis,” kata Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko, dikutip dari TRT World.
Angkatan Udara Ukraina mengeluarkan peringatan darurat sepanjang malam ketika gelombang kendaraan udara nirawak dan rudal balistik berkecepatan tinggi mengarah ke Kyiv.
Sirene serangan udara berulang kali terdengar ketika drone dan rudal Rusia menyasar ibu kota serta sejumlah infrastruktur penting. Otoritas setempat meminta warga tetap berada di tempat perlindungan saat sistem pertahanan udara merespons serangan.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya memerintahkan penghentian sementara serangan setelah utusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, mengunjungi ibu kota Rusia dan Ukraina pada akhir pekan.
Ledakan baru di Kyiv memicu kebakaran dan alarm mobil. Administrasi Militer Kota Kyiv menyebut sedikitnya dua orang tewas dan tujuh lainnya terluka.
Kebakaran dan Evakuasi di Kyiv
Serangan memicu kebakaran di sejumlah distrik ibu kota, termasuk di sebuah institusi pendidikan di Distrik Holosiivskyi serta kawasan nonpermukiman di Distrik Podilskyi dan Darnytskyi.Layanan Darurat Negara Ukraina mengatakan tim penyelamat juga mengevakuasi 13 orang dari berbagai lokasi di Kyiv. Di Distrik Holosiivskyi, gelombang ledakan menghantam lantai 23 sebuah gedung nonpermukiman setinggi 26 lantai.
Petugas darurat menyelamatkan dua orang yang terjebak di dalam gedung apartemen 16 lantai serta satu orang lainnya di dekat garasi yang terbakar.
Di Distrik Solomianskyi, penyelamat membantu 10 orang yang terjebak di dalam sebuah gedung hunian lima lantai. Petugas pemadam kebakaran juga memadamkan kebakaran di gudang, garasi pribadi, dan sejumlah kendaraan di beberapa distrik.
Serangan Meluas ke Berbagai Wilayah
Serangan Rusia tidak hanya menyasar Kyiv. Menurut pejabat Ukraina, pasukan Rusia juga menyerang wilayah Dnipropetrovsk, Poltava, Chernihiv, Mykolaiv, Cherkasy, Sumy, Zaporizhia, Odessa, Kharkiv, dan Donetsk.Di wilayah sekitar Kyiv, serangan drone menghantam Distrik Boryspil dan Fastiv. Kebakaran terjadi di sejumlah fasilitas industri di Boryspil dan menyebabkan tujuh truk hancur.
Sebuah kompleks logistik juga terkena serangan dua kali sebelum tim darurat berhasil memadamkan kebakaran yang ditimbulkan.
Pesawat taktis Rusia juga dilaporkan meluncurkan bom berpemandu KAB terhadap sejumlah sasaran di Ukraina timur, termasuk posisi garis depan dan bangunan sipil.
Serangan terbaru tersebut terjadi setelah pertempuran kembali berlangsung menyusul gencatan senjata sementara selama tiga hari yang diberlakukan saat kunjungan utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke kawasan tersebut.
Baca juga: Ukraina Tawarkan Gencatan Senjata kepada Rusia, Putin Disebut Belum Merespons