IHSG Nangkring di Level 6.487 Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: dok MI.

IHSG Nangkring di Level 6.487 Pagi Ini

Husen Miftahudin • 11 September 2026 09:35

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi hari ini mengalami penurunan signifikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 11 September 2026, IHSG berada di posisi 6.552,792.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.26 WIB, IHSG langsung jeblok sebanyak 102,082 poin setara 1,55 persen ke level 6.487,256.

Pada perdagangan pagi ini, sebanyak 531 saham emiten melemah. Sementara, 83 saham lainnya menguat dan 111 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.26 WIB sebanyak Rp4,315 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 9,732 miliar saham.
 



(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi lanjutkan pelemahan


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan pelemahan di tengah kenaikan signifikan harga minyak dan potensi kenaikan suku bunga The Fed.

"Support IHSG di level 6.530-6.570 sedangkan resist IHSG pada level 6.600-6.620," ungkap Fanny dalam risetnya.

Adapun, Wall Street kembali tertekan. Indeks S&P 500 turun 0,58 persen; Nasdaq melemah 0,65 persen; dan Dow Jones Industrial Average berkurang 0,60 persen pada perdagangan Kamis setelah kenaikan harga minyak dan data inflasi produsen memicu kekhawatiran pasar terhadap arah suku bunga The Fed.

Di sisi lain, Bursa Saham Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Kamis, 10 September 2026, seiring meningkatnya serangan terhadap jalur pelayaran dalam konflik yang meluas di Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong harga minyak mentah bertahan di atas USD100 per barel dan meningkatkan kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 dan Topix kompak naik 0,2 persen. Sedangkan, indeks KOSPI Korea Selatan melemah 0,25 persen; sebaliknya KOSDAQ naik 0,8 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong melemah 1,3 persen; Taiex Taiwan turun 0,5 persen; dan ASX 200 Australia berkurang 1,03 persen.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 1,33 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp748 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, ISAT, INDY, dan CPIN.

(Husen Miftahudin)