Tol Cipali One Way Arah Jakarta, Volume Kendaraan Naik 101 Persen

Pemberlakuan one way arah Jakarta di Tol Cipali. (Metrotvnews.com/ A Rofahan)

Tol Cipali One Way Arah Jakarta, Volume Kendaraan Naik 101 Persen

Ahmad Rofahan • 23 March 2026 19:59

Cirebon: Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) menuju Jakarta resmi diberlakukan di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), Jawa Barat, pada Senin 23 Maret 2026 pukul 17.08 WIB. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari pengaturan lalu lintas arus balik Lebaran yang terus mengalami peningkatan signifikan.

One way diberlakukan secara lokal mulai dari KM 263 ruas Pejagan–Pemalang hingga KM 70 ruas Jakarta–Cikampek.  Sebelum penerapan, pihak pengelola telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk sterilisasi jalur menuju Jakarta dan area istirahat sejak pukul 14.00 WIB.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional dan mengikuti diskresi dari Korlantas Polri.

“Pemberlakuan one way ini kami lakukan sebagai respons terhadap peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan pada arus balik Lebaran. Seluruh langkah yang diambil merupakan hasil koordinasi intensif dengan pihak kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Ardam.


Kondisi di ruas Jalan Tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/HO-Astra Tol Cipali.

Berdasarkan data lalu lintas terbaru, tercatat sekitar 38 ribu kendaraan melintasi Cikopo menuju Jakarta sejak pukul 00.00 hingga 17.00 WIB. Angka ini meningkat hingga 101 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.

“Lonjakan ini menunjukkan bahwa puncak arus balik mulai terasa. Meski demikian, secara umum kondisi lalu lintas masih terpantau ramai lancar berkat penerapan rekayasa yang tepat,” lanjut Ardam.

Secara keseluruhan, volume kendaraan di ruas Tol Cipali pada kedua arah tercatat relatif stabil dibandingkan hari sebelumnya, dengan selisih penurunan sekitar 2 persen.

Ardam menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama selama penerapan rekayasa lalu lintas berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga jarak aman, serta tidak melakukan manuver berbahaya seperti berpindah jalur atau menggunakan u-turn selama sistem one way diberlakukan,” tegasnya.

Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. “Bahu jalan bukan tempat beristirahat. Ini sangat berbahaya, terutama di tengah arus lalu lintas padat seperti saat ini. Kami mendorong pengguna jalan untuk memanfaatkan rest area secara bijak,” kata Ardam.

Ia juga menyarankan agar pengendara memanfaatkan rest area terdekat atau keluar gerbang tol jika kapasitas rest area penuh. “Kami pastikan tidak ada perubahan tarif. Sistem pembayaran tetap berdasarkan akumulasi jarak tempuh, sehingga pengguna jalan tidak perlu khawatir untuk keluar sementara dari tol guna beristirahat,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Astra Tol Cipali juga menyediakan layanan bantuan dan informasi yang dapat diakses oleh pengguna jalan.

“Kami siap membantu melalui call center, WhatsApp, maupun media sosial resmi. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika membutuhkan bantuan darurat atau informasi lalu lintas terkini,” ujar Ardam.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)