Mudik Lebaran 2026, Penumpang di Bandara Soetta Tembus 1,9 Juta dalam 10 Hari

Suasana pergerakan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026 di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang

Mudik Lebaran 2026, Penumpang di Bandara Soetta Tembus 1,9 Juta dalam 10 Hari

Lukman Diah Sari • 24 March 2026 19:44

Tangerang: PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, menyebut trafik pergerakan penumpang Lebaran 1447 H, periode Sabtu, 14 Maret 2026, hingga Selasa, 24 Maret 2026, mencapai 1.983.067.

"Berdasarkan catatan kami dari periode awal mudik tanggal 14 sampai 24 Maret 2026 ini, kami telah melayani 1.983.067 orang penumpang," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi kepada awak media di Tangerang, Banten, Selasa, 24 Maret 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan sebanyak 1,9 juta penumpang itu dilayani 13.184 pergerakan pesawat atau tumbuh 5,6 persen dibandingkan periode sama pada 2019, sebelum Covid-19 sebagai masa recovery normal. Menurut dia, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan trafik pergerakan penumpang yang memuncak sejak 14 Maret 2026 dengan prediksi 177 ribu orang dan terealisasi sebanyak 184 ribu orang penumpang.

"Dan, pada 18 Maret (H-3) dengan realisasi mencapai 190.000 penumpang," ungkap dia.

Heru menyampaikan puncak arus balik di Bandara Soetta akan terjadi dua gelombang, dengan estimasi mencapai 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan pada Sabtu, 28 Maret 2026. Pada hari ini, kata dia, pihaknya merencanakan melayani 190 ribu penumpang. 


Suasana di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik S

Dia menyebut rute penerbangan penyumbang peningkatan pertumbuhan trafik periode angkutan Lebaran adalah destinasi domestik seperti Denpasar, Kualanamu, Makassar, dan Surabaya. Kemudian, untuk rute internasional, destinasi yang paling diminati antara lain Singapura dan Kuala Lumpur.

Heru memastukan operasional bandara tetap berjalan dengan baik melalui penguatan koordinasi lintas instansi serta optimalisasi layanan di seluruh area terminal. Untuk mendukung kelancaran, pihaknya juga tengah menyiagakan sejumlah moda transportasi seperti shuttle bus dan lainnya selama 24 jam. Sedangkan, untuk Skytrain beroperasi sampai jam 23.00 WIB.

"Kesiapan personel tidak pernah kami turunkan. Jumlahnya tetap sama dengan saat arus mudik. Namun, fokus kami saat arus balik ini lebih ke area kedatangan (arrival), mulai dari garbarata, koridor kedatangan, hingga moda transportasi. Kalau arus mudik kemarin fokusnya di keberangkatan (departure), mulai dari area parkir, check-in, hingga boarding lounge," tutur dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)