Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.
Pramono Ingatkan Jajaran DLH Tak Setengah Hati Tangani Sampah
Anggi Tondi Martaon • 30 July 2026 14:55
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan Balai Kota tidak setengah hati menangani sampah. Mereka diminta total dalam mengurusi permasalahan tersebut.
"Saya meminta kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan balai kota untuk persoalan sampah ini jangan setengah hati. Salah satu problem kita adalah mengerjakan sesuatu secara setengah hati," kata Pramono dikutip dari Antara, Kamis, 30 Juli 2026.
Pramono mengatakan rapat khusus mengenai sampah dilaksanakan setiap pekan sejak berlakunya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang mengenai Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Hal itu dilakukan karena persoalan sampah dinilai sangat serius.
"Karena persoalan sampah ini menjadi persoalan yang sangat serius," ungkap Pramono.
"Kalau dulu angkut, buang, sekarang menjadi pilah, angkut, olah. TPS 3R Menteng Atas (misalnya) dulunya hanya menjadi tempat penampungan sampah-sampah," sebut Pramono.
Neraca sampah di Jakarta tercatat mencapai 9.000 ton per hari. Namun, setiap TPS 3R hanya mampu mengurangi sampah ke TPST Bantargebang antara 25-50 ton setiap harinya.
.jpg)
Ilustrasi sampah. Foto: Istimewa.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta memperkuat pengurangan sampah dari sumber dengan mengajak masyarakat mengelola pangan secara lebih bijak. Langkah itu dinilai penting karena sisa makanan masih menjadi bagian terbesar dari sampah organik yang setiap hari harus dikumpulkan, diangkut, dan diolah oleh pemerintah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin mengatakan, pengurangan sisa makanan atau food waste dari rumah tangga dan tempat usaha akan memberikan dampak langsung terhadap berkurangnya beban sistem pengelolaan sampah kota. Dia mencatat dari total sampah yang dihasilkan Jakarta setiap hari, hampir separuhnya merupakan sampah organik yang didominasi sisa makanan.