Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Muchlis M. Hanafi. Foto: Antara.
Kemenag Perkirakan 100 Ribu Orang bakal Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan
Anggi Tondi Martaon • 31 July 2026 13:22
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di di Lapangan Monas, Jakarta, itu diperkirakan bakal dihadiri sekitar 100 ribu orang dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara,” ujar Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi dikutip dari Antara, Jumat, 31 Juli 2026.
Muchlis mengatakan Kemenag selaku penanggung jawab penyelenggaraan terus mematangkan persiapan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Hal itu untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat.
Menurut Muchlis, panitia memfokuskan perhatian pada kesiapan operasional di lapangan dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari pengaturan akses peserta, pengamanan, layanan kesehatan, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya.
Selain datang lebih awal, panitia mengimbau seluruh peserta agar memperhatikan beberapa hal. Di antaranya hadir sesuai titik kumpul dan estimasi waktu kedatangan yang telah dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama, instansi, atau kelompok masing-masing.
Membawa perlengkapan ibadah bagi peserta Muslim yang akan mengikuti Shalat Maghrib berjamaah, membawa perlengkapan pribadi secukupnya mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka, mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan yang diberlakukan di area masuk.

Kawasan Monas, Jakarta. Foto: Metro TV/Ardhan.
Lalu, mengikuti arahan petugas dan koordinator lapangan terkait jalur masuk, titik kumpul, maupun jalur evakuasi apabila diperlukan, dan menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.
Muchlis menjelaskan panitia juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain penataan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, pusat informasi, serta skema transportasi dan pengaturan mobilisasi peserta dari berbagai daerah, termasuk dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
“Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan ini berlangsung dengan baik serta memberikan kesan yang membanggakan bagi kita semua,” ujar Muchlis.