Dudung: Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Berdasarkan Tingkat Kemiskinan

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. Foto: Antara.

Dudung: Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Berdasarkan Tingkat Kemiskinan

Anggi Tondi Martaon • 5 August 2026 17:45

Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengatakan penetapan lokasi Sekolah Rakyat dilakukan berdasarkan tingkat kemiskinan. Sehingga, program ungglan Presiden Prabowo Subianto itu tepat sasaran bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.

Dudung dalam kunjungannya ke Bandung menjelaskan penentuan lokasi dilakukan melalui pendataan berjenjang dengan mempertimbangkan wilayah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi dan anak berpotensi putus sekolah.

"Ya karena pertimbangan lokasi dilihat dari itu tadi, desil 1 dan 2 atau dari tingkat kemiskinan yang dilihat. Sehingga titik-titik itu kan hasil dari laporan kepala desa, dari kecamatan, dari kabupaten," kata Dudung dikuip dari Antara, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Dudung, pendekatan berbasis data kemiskinan tersebut memastikan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berada di wilayah perkotaan. Namun, menjangkau daerah yang membutuhkan layanan pendidikan.

"Misalnya, Sekolah Rakyat ada di tengah kota sendiri tidak mungkin. Jadi ada di daerah-daerah yang memang harus dijangkau, jangan sampai kemiskinan ini semakin meningkat," ungkap Dudung.

Ia mengatakan Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam memastikan kemiskinan tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan. Dia menyebut program tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas dan berkeadilan.

"Hari ini kita bersama-sama melihat Sekolah Rakyat Terintegrasi yang telah selesai dibangun dan siap digunakan oleh siswa mulai dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas," sebut Dudung.

Dudung menyampaikan pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Bandung.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. Foto: Istimewa.

"Karena ini sudah menjadi tekad pemerintah bahwa Presiden menjadikan sekolah sebagai prioritas Sekolah Rakyat. Kemudian bisa dilaksanakan kolaborasi antara kementerian sehingga pembangunan ini usai dilaksanakan sesuai dengan waktu yang dibutuhkan," ujar Dudung.

Pada kesempatan tersebut, dia menyebut Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta memenuhi kebutuhan dasar siswa, termasuk pemenuhan gizi dan pembinaan mental.

"Justru sekarang anak-anak dibimbing di Sekolah Rakyat. Di sini gizi dipenuhi, mentalnya, sikap dan perilaku juga dibangun. Ini sangat baik bagi orang tua, anaknya dibina di sini," ujar Dudung.

Dudung berharap penetapan lokasi berbasis tingkat kemiskinan dapat memastikan manfaat Sekolah Rakyat diterima oleh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

(Anggi Tondi)