Ilustrasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Metrotvnews.com/Hendrik S
Debit Air Perumda Temanggung Turun 8 Persen Akibat Kemarau
Whisnu Mardiansyah • 30 July 2026 17:04
Temanggung: Musim kemarau yang berlangsung di Kabupaten Temanggung menyebabkan penurunan debit pada sumber mata air yang menjadi andalan Perumda Air Minum Tirta Agung. Rata-rata penurunan mencapai 8 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Agung Temanggung, Rinto Adhi Utomo, mengungkapkan hampir seluruh sumber mata air yang digunakan untuk melayani pelanggan mengalami penyusutan debit.
"Sampai evaluasi Januari-Juli 2026, rata-rata persentase penurunan debit sekitar 8 persen. Penurunannya bervariasi, paling rendah sekitar 4 persen dan yang tertinggi mencapai 21 persen," katanya di Temanggung, seperti dilansir Antara, Kamis, 30 Juli 2026.
Rinto menuturkan, dari 20 sumber mata air yang dikelola Perumda, penurunan paling tajam terjadi di kawasan Pringapus Ngadirejo. Debit di lokasi tersebut merosot hingga 21 persen dan berdampak langsung pada wilayah pelayanan Jumo.
Meskipun penurunan debit mulai mengganggu aliran air di sejumlah titik, pihaknya mengaku belum menerapkan sistem penggiliran distribusi air kepada pelanggan.
"Kalau gangguan aliran memang ada. Karena debit berkurang, terutama di titik yang penurunannya cukup besar. Tetapi sampai sekarang belum sampai pada tahap penggiliran," katanya.
.jpg)
Ilustrasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Metrotvnews.com/Hendrik S
Saat ini, Perumda Air Minum Tirta Agung melayani sekitar 54 ribu pelanggan. Total konsumsi air mencapai rata-rata sekitar 1 juta meter kubik per bulan, atau sekitar 18,5 meter kubik per sambungan rumah setiap bulan.
Menghadapi kondisi ini, Perumda melalui media sosial mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan.
"Kami sudah membuat konten edukasi melalui media sosial. Kalau air mengalir, digunakan secukupnya. Jangan ketika air sedang mengalir kemudian dibiarkan begitu saja. Kami mengajak masyarakat untuk lebih menghemat pemakaian," katanya.