Foto udara banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-BPBD Sultra)
Pascabanjir Kendari, BPBD Bantu Bersihkan Permukiman dari Endapan Lumpur
Lukman Diah Sari • 14 May 2026 11:24
Kendari: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengerahkan personel untuk membantu membersihkan rumah warga yang masih digenangi lumpur pascabanjir. Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang mengatakan, pembersihan sisa lumpur sebagai langkah cepat usai status darurat bencana ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.
"Jika masyarakat masih butuh bantuan membersihkan rumah, kami langsung turun tangan," kata Cornelius saat ditemui di Kendari, Kamis, 14 Mei 2026, melansir Antara
Ia menyampaikan, meski cuaca telah membaik dalam dua hari terakhir, kendala utama di lapangan adalah endapan lumpur tebal masih merendam rumah warga. BPBD mengerahkan 59 personel membantu membersihkan sisa genangan lumpur pascabanjir.
"Kami tidak berdiam di posko. Kami mobile ke masyarakat, daerah yang sudah bersih kami ceklis, lalu kami bergeser ke lokasi yang masih memerlukan penanganan," ujarnya.
Cornelolius mengatakan dari 18 titik lokasi terdampak banjir di Kendari, hingga kini tersisa tujuh lokasi yang masih memerlukan penanganan intensif. Daerah yang masih terendam air dan lumpur yakni bantaran Kali Wanggu, Belakang Rumah Sakit Hermina, beberapa RT di Kecamatan Kambu, wilayah Anduonohu, hingga perumahan dekat kantor lurah Lepo-lepo.
"Ada yang genangannya setinggi betis, ada yang setinggi mata kaki. Kami pastikan personel tetap siaga sampai kondisi benar-benar clear," ungkap dia.

Kondisi banjir yang merendam rumah warga di Kendari, Sulawesi Tenggar. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Cornelius mengatakan kondisi lumpur tebal menjadi kendala para petugas, sehingga BPBD berkoordinasi dengan dinas pemadam dalam pembersihan di rumah warga yang terdampak. Ia menambahkan, BPBD telah membangun Posko Komando Induk yang berpusat di wilayah Kali Wanggu.
Selain itu, untuk mempercepat proses pemulihan, sebanyak kurang lebih 1.000 personel gabungan telah diterjunkan ke lapangan. Kekuatan ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kesehatan dan pihak Rumah Sakit.
"Dukungan penuh juga datang dari instansi vertikal dengan rincian personel sebagai berikut: Polresta Kendari, 35 Personel, Kodim 32 Personel, Lanal 15 Personel hingga Lanud 15 Personel," jelas dia.