Longsor Tambang Emas Ilegal di Sarolangun Jambi, 8 Orang Tewas

ilustrasi medcom.id

Longsor Tambang Emas Ilegal di Sarolangun Jambi, 8 Orang Tewas

Media Indonesia • 21 January 2026 13:57

Jambi: Belasan penambang emas ilegal tertimbun tanah longsor di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Hingga Rabu siang, 21 Januari 2-26 delapan orang dari mereka dinyatakan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Erlan Munaji, membenarkan insiden tersebut. Berdasarkan informasi dari Polres Sarolangun, tim gabungan telah menemukan 12 orang korban dalam proses evakuasi yang berlangsung sepanjang malam hingga Rabu pagi.

“Kejadiannya sendiri, sebut Erlan terjadi pada Selasa petang, (20 Januari). Para korban sedang bekerja di lokasi tambang emas ilegal milik seorang toke PETI (penambangan emas tanpa izin) berinisial IDE, 50 tahun,” kata Erlan di Jambi dikutip Media Indonesia, Rabu, 21 Januari 2026.
 


Tim gabungan yang terdiri dari puluhan personel Polres Sarolangun, Satbrimob Polda Jambi, BPBD, dan pemangku kepentingan lain, berhasil menemukan delapan korban dalam kondisi meninggal dunia dari dalam timbunan material. Sementara itu, empat korban lainnya berhasil diselamatkan dalam keadaan terluka.

Para korban yang berasal dari Dusun Mengkadai dan desa sekitar telah dievakuasi ke rumah duka untuk persiapan pemakaman. Proses evakuasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun masih terus dilakukan.

“Soal jumlah korban pastinya berapa, kita masih menunggu kabar dari tim dari lapangan. Saat ini kita masih fokus untuk upaya evakuasi,” ujar Erlan.

Lebih lanjut, Erlan Munaji memastikan Polda Jambi akan mengusut tuntas secara hukum peristiwa di lokasi penambangan emas tanpa izin yang telah menelan banyak korban jiwa ini.


Ilustrasi Longsor Medcom.id

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)