Wakil juru bicara PBB Farhan Haq. (Anadolu Agency)
Ketegangan Iran-AS Berisiko Meningkat, PBB Serukan Upaya Hindari Eskalasi
Willy Haryono • 24 January 2026 12:50
New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berharap segala upaya dapat dilakukan untuk menghindari eskalasi situasi di Iran, di tengah gelombang protes yang baru-baru ini terjadi di negara tersebut serta meningkatnya retorika Amerika Serikat (AS).
Wakil Juru Bicara PBB, Farhan Haq, pada Jumat lalu mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal PBB telah berulang kali menegaskan bahwa kawasan tidak mampu menanggung dampak eskalasi konflik di Iran. Ia menekankan bahwa PBB meyakini setiap resolusi terkait situasi di Iran, termasuk soal program nuklir, harus ditempuh melalui jalur negosiasi.
“Tentunya, kami berharap agar semua langkah dapat dilakukan untuk menghindari eskalasi konflik di Iran. Sekretaris Jenderal berulang kali menjelaskan bahwa kawasan tidak mampu menanggung eskalasi situasi di sana,” kata Haq kepada awak media.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump pada akhir Desember lalu mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran terus mengembangkan program rudal dan nuklirnya.
Di tengah aksi protes di Iran, Trump juga melontarkan ancaman serangan besar jika para pengunjuk rasa terbunuh, serta menyatakan siap mendukung rakyat Iran dan menilai negara itu membutuhkan kepemimpinan baru.
Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akan dianggap sebagai perang skala penuh terhadap Iran.
Baca juga: Pemerintah Iran Sebut 3.117 Orang Tewas dalam Gelombang Demonstrasi