Sejumlah Negara Kecam Israel Atas Insiden Global Sumud Flotilla, Ini Daftarnya

Ilustrasi Global Sumud Flotilla

Sejumlah Negara Kecam Israel Atas Insiden Global Sumud Flotilla, Ini Daftarnya

Muhamad Marup • 20 May 2026 19:23

Jakarta: Pemerintah Israel mendapat sorotan internasional dari berbagai negara usai tindakan militernya menculik armada Global Sumud Flotilla, pada Senin, 20 Mei 2026. Indonesia menyuarakan kecaman atas langkah militer Israel tersebut sebagai bagian dari upaya pembebasan wakil Indonesia yang ikut diculik dalam gerakan kemanusiaan tersebut.

"Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan insan pers harus selalu menjadi perhatian kita semua," ujar Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengutip Antara, Rabu, 20 Mei 2026.

Selain Indonesia, terdapat beberapa negara yang menunjukkan sikap serupa. Mereka meminta pemerintah Israel untuk segera melepaskan para sandera.

Mengutip Anadolu, berikut ini daftar negara yang mengecam tindakan pemerintah Israel tersebut.

Malaysia

Malaysia menjadi salah satu negara yang melakukan kecaman terhadap pemerintah Israel. Kecaman disampaikan langsung Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

"Israel membungkam suara kemanusiaan dan menindas siapa pun yang bangkit membela rakyat Palestina. Dunia tidak boleh terus tunduk pada penindasan dan kemerosotan moral," ujar Anwar.

Berdasarkan situs Global Sumud Flotilla, terdapat 29 orang warga negara Malaysia yang ikut dalam gerakan tersebut.

Turki

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan juga mengecam keras tindakan Israel yang menghadang armada aktivis Global Sumud Flotilla yang tengah menuju Gaza. Ia menilai aksi tersebut sebagai bentuk pembajakan dan perampokan di wilayah perairan internasional.

"Saya mengutuk keras tindakan pembajakan dan perampokan ini terhadap para penumpang harapan di Armada GSF yang terdiri dari warga negara dari 40 negara berbeda," kata Erdogan.

Turki menjadi sala satu negara dengan perwakilan terbanyak dalam Global Sumud Flotilla. Berdasarkan situs Global Sumud Flotilla, terdapat 79 warga negara Turki yang terlibat dalam gerakan kemanusiaan tersebut.

Selain Indonesia, Malaysia, dan Turki, negara yang tercatat mengecam penculikan armada Global Sumud Flotilla di antaranya:
  • Meksiko
  • Italia
  • Korea Selatan
  • Polandia
  • Spanyol
  • Inggris
Ribuan Warga Eropa Kecam Serangan Israel terhadap Global Sumud Flotilla

Ribuan warga Italia dan Yunani menggelar demonstrasi memprotes serangan Israel terhadap armada bantuan Global Sumud Flotilla. (Anadolu Agency)

Selain pernyataan resmi dari pemerintah, gerakan masyarakat sipil juga menyoroti insiden Global Sumud Flotilla. Beberapa di antaranya yaitu aksi di Bandung, Jawa Barat dan Athena, Yunani.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)