Kampanye Pilah Sampah dari Rumah Dorong Warga Peduli Lingkungan

Ilustrasi daur ulang. Foto: Unsplash.com/Compagnons.

Kampanye Pilah Sampah dari Rumah Dorong Warga Peduli Lingkungan

Fachri Audhia Hafiez • 6 May 2026 18:34

Jakarta: Program PHINLA atau Phillipines, Indonesia, Sri Lanka menggelar kampanye publik bertajuk “Pilah Sampah dari Rumah” di kawasan Jakarta Pusat. Kegiatan ini guna mendorong kepedulian lingkungan masyarakat. 

Lebih dari 200 edukator dan relawan terlibat kampanye ini. Kegiatan ini berhasil mengedukasi puluhan ribu orang di 20 titik strategis mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari tingkat rumah tangga.

"Pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada sistem di hilir. Perubahan harus dimulai dari hulu, yaitu dari rumah tangga dan kebiasaan sehari-hari masyarakat, serta tidak lepas dari peranan pemerintah dalam pelayanan pengelolaan sampah," ujar Managing Director Divers Clean Action (DCA), Amrullah Rosadi, dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 6 Mei 2026.
 


Amrullah menambahkan bahwa kondisi sampah yang masih tercampur sejak dari rumah menjadi tantangan besar di Jakarta karena menyulitkan proses pengolahan dan mengurangi nilai material. 

Melalui kolaborasi antara DCA, Wahana Visi Indonesia (WVI), dan dukungan Pemerintah Jerman (BMZ), program ini hadir untuk membangun gerakan kolektif pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui 24 bank sampah di Jakarta dan Kepulauan Seribu.

"Kondisi ini menyulitkan proses pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan, serta mengurangi potensi pemanfaatan kembali material yang masih bernilai. Parade Kampanye Pilah Sampah Dari Rumah menjadi simbol dimulainya gerakan kolektif untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik," jelas Amrullah.


Booth interaktif edukasi pengelolaan sampah dalam Kampanye publik “Pilah Sampah dari Rumah” yang diadakan oleh program PHINLA di CFD Jakarta. ANTARA/HO-PHINLA.

Manajer Program Zonal Sambawa WVI, Johny Noya, mengingatkan bahwa pemilahan sampah sudah memiliki payung hukum dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020. Ia mengajak warga berperan aktif demi mewujudkan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

"Kita sebagai warga semestinya berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak kita sebagai pewaris masa depan," ungkap Johny.

Respons positif juga datang dari pengunjung car free day beberapa waktu lalu yang merasa teredukasi untuk lebih teliti membedakan jenis sampah. Program PHINLA menegaskan bahwa kebiasaan sederhana memilah sampah dari rumah merupakan fondasi krusial bagi sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)